kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Pusat keuangan sulit digeser dari London


Rabu, 12 Oktober 2016 / 19:45 WIB
Pusat keuangan sulit digeser dari London


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

LONDON. Bisnis sektor keuangan di London diproyeksi tidak mudah untuk pindah ke kota Uni Eropa lainnya meski sebagian bisa pindah ke New York. Sebelumnya Frankfurt, Paris, Luksemburg dan Dublin berharap bisa menuai untuk setelah keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit). 

Jon Cunliffe, Deputi Gubernur Bank of England (BOE) mengatakan, London adalah distrik keuangan yang memiliki ekosistem yang kompleks. "Saya tidak bisa melihat replikasi tempat lain di Uni Eropa," kata dia seperti dikutip Reuters. Dia menyebut New York menjadi satu-satunya kota yang bisa menyaingi London. Tapi menurut Cunliffe, sangat tidak ekonomis jika bank harus mentransfer kegiatan ke benua lain. 

Presiden Prancis Francois Hollande menginginkan, kliring kontrak mata uang euro seperti derivatif bergeser ke negara yang masuk ke mata uang tunggal. Padahal selama ini London mendominasi kegiatan ini. Kalau menurut Cunliffe, langkah politik menggeser kliring justru akan menjadi bumerang dan dapat mengganggu stabilitas keuangan serta memecah belah Eropa. Tak hanya itu, biaya kliring pun bisa naik.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×