kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Putin tarik mundur pasukan dari Ukraina


Senin, 13 Oktober 2014 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. KRL Solo-Jogja.


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

MOSKOW. Kabar mengejutkan datang dari Rusia. Minggu (12/10), Vladimir Putin, Presiden Rusia, memerintahkan ribuan tentara Rusia menarik diri dari wilayah perbatasan Ukraina. Kantor berita Rusia, RIA Novosti melaporkan, perintah penarikan Putin telah sampai ke tangan Kementrian Pertahanan di Moskow.

"Putin memerintahkan Sergei Shoigu, Menteri Pertahanan, untuk menarik mundur sekitar 17.600 tetara dari perbatasan, menuju markas utama," tulis Departemen Pertahanan Rusia, kemarin. Putin mengalah dan memilih berdamai dengan Ukraina? Sayangnya tidak.

Penarikan mundur pasukan Rusia dilakukan untuk menghindari kelompok pemberontak Ukraina yang menggunakan roket peluncur untuk menyerang pasukan Rusia. Alasan lain, Rusia dan Ukraina sepakat gencatan senjata selama lima minggu, sejak September kemarin. 

“Ini pernah terjadi sebelumnya. Putin menarik dan mengirimkan kembali pasukan. Penarikan ini hanya karena musim dingin telah datang dan positif bagi pasukan untuk berkumpul sebentar dengan keluarga," ujar Joerg Forbrig, Staf Senior Berlin Bureau of German Marshall Fund," mengutip Bloomberg. 
 




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×