kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Putin Tawarkan Kesepakatan Aluminium dan Tanah Jarang kepada AS


Selasa, 25 Februari 2025 / 09:18 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan AS kesempatan untuk eksplorasi bersama atas endapan logam tanah jarang di negara itu. Foto Wikipedia/USDA


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Putin menyarankan agar Rusia dan AS dapat bekerja sama dalam pembangkitan tenaga air dan produksi aluminium di wilayah Krasnoyarsk Rusia di Siberia, yang merupakan pangkalan bagi pembuat aluminium terbesar Rusia, Rusal.

"Menurut saya, yang terpenting adalah kita dapat mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Amerika di bidang ini," kata Putin. 

Ia memperkirakan potensi investasi dalam proyek ini sebesar US$ 15 miliar.

Putin juga menjelaskan, proyek-proyek bersama juga dapat diperluas ke sektor energi. Dia menyatakan bahwa beberapa perusahaan Rusia dan AS telah saling menghubungi satu sama lain, tapi tidak memberikan rincian lebih jauh.

Tonton: Soal Kesepakatan Mineral AS, Zelenskiy: Saya Tidak Bisa Menjual Ukraina

Dalam transkrip yang diunggah oleh Kremlin, Putin mengatakan bahwa tanah jarang merupakan sektor prioritas bagi pembangunan ekonomi dan daya saing Rusia.

"Pemerintah berupaya untuk meningkatkan potensi industri dalam negeri yang mencakup ekstraksi hingga manufaktur barang-barang berteknologi tinggi yang siap pakai," katanya.

"Berdasarkan hasil proyek nasional, volume produksi barang-barang tersebut harus meningkat beberapa kali lipat," katanya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×