kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.955   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.014   130,03   2,21%
  • KOMPAS100 782   18,74   2,45%
  • LQ45 591   13,28   2,30%
  • ISSI 209   5,18   2,55%
  • IDX30 335   7,65   2,34%
  • IDXHIDIV20 411   8,49   2,11%
  • IDX80 89   2,00   2,31%
  • IDXV30 111   2,63   2,42%
  • IDXQ30 108   2,62   2,50%

Regulator China Setujui Akuisisi Dowlais oleh American Axle


Jumat, 16 Januari 2026 / 15:17 WIB
Regulator China Setujui Akuisisi Dowlais oleh American Axle
Pemandangan umum pabrik American Axle & Manufacturing (AAM) (REUTERS/Sergio Maldonado)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Regulator persaingan usaha China menyetujui rencana akuisisi produsen komponen otomotif asal Amerika Serikat, American Axle & Manufacturing, atas Dowlais Group, pemilik GKN Automotive. 

Persetujuan ini diberikan setelah otoritas China menilai dampak transaksi tersebut terhadap persaingan usaha di pasar otomotif domestik.

Dalam pernyataan resminya, State Administration for Market Regulation (SAMR) China menyebut telah mempertimbangkan secara menyeluruh potensi dampak akuisisi tersebut terhadap iklim persaingan di China. 

Baca Juga: BHP Batal Akuisisi Anglo American, Fokus Tembaga Global

Persetujuan ini keluar sekitar satu tahun setelah American Axle mengumumkan rencana pembelian Dowlais.

Akuisisi tersebut menilai Dowlais, perusahaan yang tercatat di Bursa London, sekitar 1,16 miliar poundsterling atau setara US$ 1,55 miliar. 

Melalui penggabungan ini, American Axle dan Dowlais berharap dapat memperkuat skala bisnis di tengah tantangan industri otomotif global, mulai dari fluktuasi permintaan kendaraan listrik, ketidakpastian ekonomi, hingga ekspansi agresif produsen mobil listrik asal China ke pasar global.

Namun, persetujuan dari SAMR disertai sejumlah persyaratan. 

Baca Juga: Perusahaan China Rajin Akuisisi Emiten BEI, Pasar Potensial dan Harga Juga Murah

Regulator China menetapkan empat komitmen utama yang harus dipenuhi kedua perusahaan, antara lain memastikan pasokan dan peluang pengembangan yang adil, wajar, dan non-diskriminatif, menjaga kinerja operasional, mempertahankan stabilitas harga, serta tidak menolak permintaan perpanjangan kerja sama yang dinilai wajar.

SAMR menegaskan, komitmen tersebut bertujuan melindungi kepentingan pelanggan hilir dan konsumen, sekaligus menjaga persaingan yang sehat dan perkembangan industri otomotif China secara tertib dan berkelanjutan.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×