kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Rencana Paket Ekonomi Ukraina Tertunda Gara-gara Polemik Trump soal Greenland


Rabu, 21 Januari 2026 / 14:19 WIB
Rencana Paket Ekonomi Ukraina Tertunda Gara-gara Polemik Trump soal Greenland
ILUSTRASI. UKRAINE-CRISIS/ZELENSKIY-LONDON (REUTERS/Isabel Infantes)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pengumuman paket dukungan ekonomi besar bagi Ukraina pascaperang terpaksa tertunda akibat memanasnya ketegangan antara Eropa dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Polemik itu dipicu oleh langkah Trump yang kembali mengangkat wacana akuisisi Greenland serta menggulirkan inisiatif bertajuk Board of Peace.

Financial Times melaporkan, perbedaan sikap tersebut mengganggu proses finalisasi paket kemakmuran senilai sekitar US$ 800 miliar yang sedianya disepakati bersama oleh Ukraina, Uni Eropa, dan Amerika Serikat. 

Paket itu awalnya direncanakan diumumkan dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos pekan ini.

Baca Juga: Uni Eropa Bergerak Cepat Cegah Tarif Trump soal Greenland, Siapkan Retaliasi

Sejumlah pejabat yang mengetahui proses perundingan menyebutkan, ketegangan terkait Greenland telah menggeser fokus pembahasan yang sebelumnya tertuju pada masa depan ekonomi Ukraina. Situasi itu membuat pengumuman resmi kesepakatan harus ditunda.

“Tidak ada suasana yang mendukung untuk menggelar kesepakatan besar dengan Trump saat ini,” ujar salah satu pejabat kepada Financial Times.

Ketegangan tersebut juga berdampak langsung pada jalannya negosiasi teknis. 

Amerika Serikat dilaporkan tidak mengirimkan perwakilan dalam pertemuan penting yang digelar pada Senin malam, sehingga pembahasan naskah kesepakatan tidak berjalan optimal.

Baca Juga: Ini Strategi Pemerintah Mengerek Ekonomi Naik

Meski demikian, paket kemakmuran untuk Ukraina disebut tidak dibatalkan. Kesepakatan itu masih berpeluang ditandatangani pada waktu lain, setelah situasi politik dan diplomatik mereda.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebelumnya menegaskan, kehadirannya di Davos bergantung pada kesiapan dokumen jaminan keamanan dengan Amerika Serikat serta kepastian paket ekonomi tersebut untuk ditandatangani. 

Tanpa itu, Ukraina menilai belum ada dasar kuat untuk melangkah ke tahap deklarasi bersama.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×