Sumber: foxnews | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Selain itu, Trump mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden yang menurutnya telah mengirim dana hingga 350 miliar dollar AS ke Ukraina. Ia berpendapat Amerika Serikat seharusnya bisa mendapatkan kembali biaya tersebut melalui perjanjian mineral tanah jarang yang dikaitkan dengan dukungan lanjutan ke Ukraina.
Trump juga mengeklaim Amerika Serikat justru tidak merugi dalam konflik tersebut. Menurutnya, Washington diuntungkan melalui penjualan senjata ke negara-negara anggota NATO. Ia menyinggung komitmen NATO untuk meningkatkan belanja pertahanan dan keamanan hingga mendekati 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2035, dari target lama sebesar 2 persen.
“Kami tidak kehilangan uang. Kami justru menghasilkan banyak uang,” kata Trump.
Pernyataan Zelenskyy sebelumnya disampaikan setelah Rusia mengklaim telah menembakkan rudal hipersonik baru berkemampuan nuklir Oreshnik dalam serangan besar-besaran semalam ke Ukraina, klaim yang dibantah Kyiv.
Tonton: Investor Asal Rusia Mendominasi Pembangunan Apartemen di Bali
Pejabat Ukraina menyebut serangan tersebut melibatkan ratusan drone dan sejumlah rudal yang menghantam fasilitas energi serta infrastruktur sipil, menewaskan sedikitnya empat orang.
Zelenskyy pun menyerukan agar Amerika Serikat dan komunitas internasional memberikan respons tegas, menegaskan bahwa Rusia harus menghadapi konsekuensi atas serangan yang menyasar warga sipil.













