kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ringgit dan Baht Menguat Tipis Jumat (21/11) Pagi, di Tengah Lesunya Mata Uang Asia


Jumat, 21 November 2025 / 09:36 WIB
Ringgit dan Baht Menguat Tipis Jumat (21/11) Pagi, di Tengah Lesunya Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Mata uang Ringgit Malaysia


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Ringgit Malaysia dan baht Thailand menguat tipis pada perdagangan Jumat (21/11/2025) pagi.

Sementara sebagian besar mata uang Asia bergerak dalam rentang sempit terhadap dolar AS.

Melansir data Reuters pukul 02.06 GMT, ringgit naik 0,19% menjadi 4,146 per dolar, sementara baht menguat 0,15% ke 32,403 per dolar. Yen Jepang juga menguat ringan 0,05%.

Baca Juga: Harga Emas Spot Turun Jumat (21/11) Pagi: Efek Laporan Ketenagakerjaan AS & The Fed

Sebagian mata uang Asia lainnya bergerak melemah, termasuk peso Filipina yang turun 0,05%.

Sementara won Korea dan dolar Taiwan masing-masing terkoreksi 0,02%. Rupiah Indonesia menguat tipis 0,06% menjadi 16.715 per dolar.

Pergerakan Mata Uang Asia Sejauh 2025

Data menunjukkan baht menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan tahun ini, menguat 5,85% terhadap dolar sejak akhir 2024. Ringgit juga naik kuat 7,77% sepanjang tahun.

Baca Juga: Terungkap: Jaringan Pencucian Uang Global Dukung Perang Rusia di Ukraina

Sebaliknya, rupiah mencatat pelemahan 3,74%, sementara rupee India turun 3,48%. Peso Filipina juga melemah 1,63% sepanjang 2025.

Dolar Singapura dan dolar Taiwan masing-masing naik 4,48% dan 4,73% terhadap dolar sejak akhir tahun lalu. Yuan China menguat 2,65% ke 7,111 per dolar.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×