Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rusia dilaporkan mulai mengimpor bensin melalui jalur laut dari India sebagai langkah darurat untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar yang dipicu oleh serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi negara tersebut.
Menurut dua sumber industri pada Rabu, langkah ini diambil karena tekanan besar pada pasokan bahan bakar domestik Rusia yang kini dirasakan di seluruh wilayah negara yang membentang di 11 zona waktu.
Krisis tersebut ditandai dengan penerapan pembatasan distribusi (rasioning), antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar, serta kenaikan harga bensin yang mencapai rekor tertinggi.
Krisis BBM Meluas di Seluruh Wilayah Rusia
Kelangkaan bahan bakar tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi meluas di seluruh Rusia. Kondisi ini memperburuk situasi ekonomi domestik, terutama di sektor transportasi dan distribusi logistik.
Baca Juga: Harga Minyak Melemah Lebih dari 1%, Pasar Pantau Pembicaraan AS-Iran
Sumber industri menyebutkan bahwa sedikitnya 60.000 ton metrik bensin telah dikirim dari India ke Rusia. Selain itu, dua kapal tanker lain juga telah dikirim, masing-masing membawa 30.000 hingga 40.000 ton bensin.
Sumber lain menyebutkan bahwa Rusia berencana mengimpor total sekitar 400.000 ton bensin per bulan dari berbagai negara, termasuk Belarus yang selama ini juga sudah menjadi pemasok bahan bakar bagi Rusia.
Respons Kremlin dan Upaya Stabilitas Pasokan
Pemerintah Rusia mengakui adanya gangguan pasokan bahan bakar. Dalam pernyataannya, Kremlin menyebut bahwa Rusia sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah negara untuk mengamankan impor bahan bakar dengan harga yang dianggap wajar.
Rusia sedang berkomunikasi dengan negara-negara lain dan membahas impor bahan bakar dengan harga yang dapat diterima.
Baca Juga: AS-Iran Memulai Pembicaraan Teknis untuk Mengamankan Kesepakatan Perdamaian
Presiden Vladimir Putin juga mengakui bahwa serangan drone Ukraina terhadap kilang minyak telah menyebabkan gangguan pasokan di beberapa wilayah, meskipun pemerintah menyatakan telah mengambil langkah untuk mengatasinya.
Peran Belarus dan Lonjakan Impor India
Belarus tercatat hampir melipatgandakan pengiriman bensin ke Rusia melalui jalur kereta api, dengan volume lebih dari 70.000 ton pada paruh pertama Juni.
Sementara itu, India memainkan peran penting di sisi lain rantai pasokan energi. Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa impor minyak mentah Rusia oleh India meningkat tajam pada Juni, mencapai rekor tertinggi.
Minyak Rusia kini menyumbang lebih dari setengah total impor minyak India pada bulan tersebut, naik signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
India sebagai importir minyak terbesar ketiga di dunia menerima sekitar 2,7 juta barel per hari minyak dari Rusia pada Juni, menurut data awal lembaga pelacakan energi.














