kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Saat negara lain mengunci, China mulai membuka kunci kota-kota di Hubei


Sabtu, 14 Maret 2020 / 07:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Dengan infeksi baru turun secara dramatis dalam beberapa hari terakhir, China mulai melonggarkan beberapa pembatasan atas 56 juta orang di Provinsi Hubei, yang menjalani karantina sejak akhir Januari.

Melansir Channelnewsasia.com, Pemerintah Kota Yichang, Jumat (13/3), mengatakan, akan mulai mengizinkan orang untuk masuk dan keluar wilayah mereka.

Kebijakan ini juga akan membolehkan orang-orang dari luar Provinsi Hubei untuk masuk, melalui sistem pemantauan "kode kesehatan" menggunakan telepon seluler.

Baca Juga: Donald Trump akan deklarasikan wabah virus corona sebagai darurat nasional

Pemerintah Qianjiang, sebuah kota berpenduduk satu juta orang, menyatakan pada Kamis (12/3), mereka akan mengatur transportasi khusus untuk membawa pekerja sehat ke tempat kerja mereka, baik di dalam maupun di luar provinsi.

Kemudian, Pemerintah Shishou, sebuah kota kecil dengan lebih dari setengah juta penduduk, juga mengizinkan pekerja untuk pergi bekerja.




TERBARU

[X]
×