kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Saham Sony Financial Melonjak 40% pada Debut Perdagangan di Tokyo


Senin, 29 September 2025 / 09:04 WIB
Saham Sony Financial Melonjak 40% pada Debut Perdagangan di Tokyo
ILUSTRASI. A woman walks past a stock quotation board at a brokerage in Tokyo, Japan, April 7, 2025. REUTERS/Androniki Christodoulou 


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Saham Sony Financial melesat hingga 40% pada debut perdagangannya di Bursa Tokyo, Senin (29/9/2025), setelah resmi dipisahkan (spin-off) dari induk usaha Sony yang bergerak di bidang hiburan dan teknologi.

Sony mendistribusikan saham unit keuangan yang membawahi bisnis perbankan dan asuransi tersebut kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen in-kind, seiring fokus induk perusahaan memperkuat lini hiburan.

Baca Juga: Sony Naikkan Proyeksi Laba, Dampak Perang Dagang AS Dinilai Lebih Ringan

Spin-off ini menjadi yang pertama di Jepang yang memanfaatkan aturan pajak baru tahun 2023, sekaligus menjadi pencatatan langsung (direct listing) pertama dalam lebih dari dua dekade.

Saham Sony Financial sempat menyentuh level 210 yen setelah pertama kali diperdagangkan pukul 10:13 waktu Tokyo, atau satu jam 13 menit setelah sesi dimulai, sebelum bergerak di 201,6 yen pada pukul 10:30. Adapun harga acuan ditetapkan di level 150 yen (US$ 1,00).

Berbeda dengan IPO tradisional, pencatatan langsung memungkinkan perusahaan melantai di bursa tanpa proses penawaran umum perdana.

Sony Financial juga menyatakan akan melakukan buyback saham hingga 100 miliar yen (US$ 671,1 juta).

Baca Juga: Sony Umumkan Spin-Off Divisi Keuangan demi Transformasi Besar-besaran

Sementara itu, Sony berambisi memperkuat ekspansi di sektor hiburan, mulai dari gim, film, hingga musik, serta mempertahankan posisinya sebagai produsen terdepan sensor gambar.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×