kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Satu Warga AS Dinyatakan Positif Terkena Hantavirus dengan Gejala Ringan


Senin, 11 Mei 2026 / 10:18 WIB
Satu Warga AS Dinyatakan Positif Terkena Hantavirus dengan Gejala Ringan
ILUSTRASI. Departemen Kesehatan AS mengatakan, salah satu dari 17 warga AS yang dipulangkan dari MV Hondius dinyatakan positif ringan terkena strain Andes. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS mengatakan bahwa salah satu dari 17 warga Amerika yang dipulangkan dari kapal pesiar mewah yang terjangkit hantavirus telah dinyatakan positif ringan terkena strain Andes dari virus tersebut, sementara yang kedua memiliki gejala ringan. 

Mengutip Reuters, Senin (1152026), Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS menambahkan, warga negara AS tersebut sedang diterbangkan ke Amerika Serikat, dan dua penumpang dengan gejala tersebut berada di unit biokontainment pesawat.

Penumpang kedua yang menunjukkan gejala belum dikonfirmasi terinfeksi virus tersebut.

Hantavirus adalah sekelompok virus yang biasanya disebarkan oleh hewan pengerat, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi dapat ditularkan antar manusia.

Baca Juga: Wabah Hantavirus: Kapal Pesiar MV Hondius Tiba di Tenerife, Spanyol

Otoritas kesehatan mengatakan risiko penyebaran virus ini rendah.

WHO mengungkapkan, delapan orang yang tidak lagi berada di MV Hondius jatuh sakit, dengan enam di antaranya dipastikan terinfeksi virus tersebut. 
Sepasang suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman telah meninggal.

Strain hantavirus Andes, yang diidentifikasi dalam wabah di kapal tersebut, dapat menyebabkan penyakit paru-paru parah yang dapat berakibat fatal hingga 50% kasus, menurut WHO.

Evakuasi udara Departemen Luar Negeri AS akan mengangkut penumpang ke Pusat Perawatan Patogen Khusus Regional ASPR (RESPTC) di Pusat Medis Universitas Nebraska di Omaha, Nebraska, dan penumpang dengan gejala ringan akan dibawa ke RESPTC kedua, kata HHS.

Setibanya di fasilitas tersebut, setiap individu akan menjalani penilaian klinis dan menerima perawatan berdasarkan kondisi mereka, tambah HHS.

Baca Juga: Nasib Penumpang Hondius: 42 Hari Karantina Menanti Setelah Evakuasi Ketat

Spanyol dan Prancis telah mengevakuasi warga negara mereka dari MV Hondius, yang berlabuh di dekat Tenerife, pulau terbesar di Kepulauan Canary, kata para pejabat. Australia, Kanada, Belanda, Turki, Inggris, dan Irlandia juga menerbangkan warga negara mereka yang berada di kapal tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×