kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Selain kasus impor, gelombang kasus corona tanpa gejala di China masih tinggi


Rabu, 15 April 2020 / 15:56 WIB
Selain kasus impor, gelombang kasus corona tanpa gejala di China masih tinggi
ILUSTRASI. Orang-orang yang mengenakan alat pelindung terlihat di Bandara Internasional Tianhe, setelah pembatasan perjalanan untuk meninggalkan Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei dan pusat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di China, dicabut, 8 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pihak berwenang China pada awal April lalu menyebutkan, dua pertiga dari kasus tanpa gejala kemudian mengalami gejala klinis.

Provinsi Hubei, asal dari wabah virus corona di China, hanya memiliki dua pasien tanpa gejala yang kemudian menunjukkan gejala klinis selama 31 Maret hingga 14 April.

Baca Juga: Wah, AC di tempat umum juga dicurigai bisa membantu penularan virus corona

Otoritas kesehatan Hubei telah melaporkan 429 kasus tanpa gejala baru sejak mulai merilis data untuk kasus tersebut pada 1 April lalu.

Hingga Selasa (14/4), jumlah total kasus virus corona terkonfirmasi di Cina mencapai 82.295. Sebanyak 3.342 orang meninggal akibat Covid-19, termasuk satu kematian baru di Hubei pada Selasa.




TERBARU

[X]
×