kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Selain kasus impor, gelombang kasus corona tanpa gejala di China masih tinggi


Rabu, 15 April 2020 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang mengenakan alat pelindung terlihat di Bandara Internasional Tianhe, setelah pembatasan perjalanan untuk meninggalkan Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei dan pusat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di China, dicabut, 8 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pihak berwenang China pada awal April lalu menyebutkan, dua pertiga dari kasus tanpa gejala kemudian mengalami gejala klinis.

Provinsi Hubei, asal dari wabah virus corona di China, hanya memiliki dua pasien tanpa gejala yang kemudian menunjukkan gejala klinis selama 31 Maret hingga 14 April.

Baca Juga: Wah, AC di tempat umum juga dicurigai bisa membantu penularan virus corona

Otoritas kesehatan Hubei telah melaporkan 429 kasus tanpa gejala baru sejak mulai merilis data untuk kasus tersebut pada 1 April lalu.

Hingga Selasa (14/4), jumlah total kasus virus corona terkonfirmasi di Cina mencapai 82.295. Sebanyak 3.342 orang meninggal akibat Covid-19, termasuk satu kematian baru di Hubei pada Selasa.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×