kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.950   -23,00   -0,13%
  • IDX 6.042   158,05   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,13   3,16%
  • LQ45 595   16,69   2,89%
  • ISSI 209   5,51   2,71%
  • IDX30 337   9,52   2,91%
  • IDXHIDIV20 413   10,97   2,73%
  • IDX80 89   2,61   3,01%
  • IDXV30 112   3,14   2,89%
  • IDXQ30 108   3,10   2,96%

Selain kasus impor, gelombang kasus corona tanpa gejala di China masih tinggi


Rabu, 15 April 2020 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang mengenakan alat pelindung terlihat di Bandara Internasional Tianhe, setelah pembatasan perjalanan untuk meninggalkan Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei dan pusat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di China, dicabut, 8 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pihak berwenang China pada awal April lalu menyebutkan, dua pertiga dari kasus tanpa gejala kemudian mengalami gejala klinis.

Provinsi Hubei, asal dari wabah virus corona di China, hanya memiliki dua pasien tanpa gejala yang kemudian menunjukkan gejala klinis selama 31 Maret hingga 14 April.

Baca Juga: Wah, AC di tempat umum juga dicurigai bisa membantu penularan virus corona

Otoritas kesehatan Hubei telah melaporkan 429 kasus tanpa gejala baru sejak mulai merilis data untuk kasus tersebut pada 1 April lalu.

Hingga Selasa (14/4), jumlah total kasus virus corona terkonfirmasi di Cina mencapai 82.295. Sebanyak 3.342 orang meninggal akibat Covid-19, termasuk satu kematian baru di Hubei pada Selasa.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×