Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Baltic Exchange, lembaga yang memantau dan menilai tarif angkutan (freight rates), pada Senin (20/4/2026) mengusulkan perubahan metodologi untuk seluruh tolok ukur (benchmark) kawasan Timur Tengah. Hal ini dilakukan dengan alasan meningkatnya gangguan geopolitik di Selat Hormuz dan wilayah Timur Tengah yang lebih luas, berdasarkan dokumen yang dilihat Reuters dan telah diedarkan ke pelaku pasar.
Bursa tersebut meminta tanggapan segera atas usulan yang memungkinkan adanya fleksibilitas dalam metodologi, termasuk memasukkan pelabuhan muat atau wilayah muat di luar kawasan Teluk Timur Tengah. Namun opsi untuk tetap memuat kargo di pelabuhan yang sebelumnya telah ditetapkan di dalam kawasan tersebut akan tetap tersedia.
Indeks dan penilaian Baltic Exchange digunakan sebagai alat penyelesaian transaksi derivatif pengangkutan (freight derivatives), sebagai tolok ukur kontrak fisik, serta sebagai indikator umum kinerja pasar pengangkutan.
Baltic Exchange menyatakan, meskipun konsultasi ini tidak menghilangkan risiko penghentian sementara (suspension) benchmark, langkah tersebut dimaksudkan untuk membantu mengurangi risiko itu.
Baca Juga: Jelang Tenggat Berakhirnya Gencatan Senjata, Nasib Perundingan Damai Iran Tak Pasti
Pada Maret lalu, Baltic Exchange telah mengadakan pertemuan dan memberikan panduan kepada para broker kapal mengenai cara menilai indeks jika tidak tersedia transaksi langsung atau pengapalan fisik.
Saat itu, Baltic Exchange menyatakan broker dapat mempertimbangkan negosiasi yang sedang berlangsung atau transaksi pada rute lain yang lebih likuid, terkait erat, atau sebanding secara ekonomi, maupun menggunakan pendapatan time charter equivalent sebagai dasar penilaian.
Tonton: BBM Naik Tajam! Konsumen Tajir Mulai Tinggalkan Mobil BBM?
S&P Global Platts, salah satu penyedia informasi harga dan transaksi terbesar untuk pasar minyak dan bahan bakar, belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai bagaimana perubahan metodologi Baltic Exchange akan berdampak pada penilaian mereka.













