kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Sempat disorot karena masuk Panama Papers (4)


Jumat, 24 Maret 2017 / 15:53 WIB
Sempat disorot karena masuk Panama Papers (4)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tri Adi

Namun beberapa bisnis Nguyen dengan naungan Sovico Holdings ini bukannya tidak pernah tersandung masalah. Mengutip vietnamnet.vn, bisnis properti Nguyen yaitu Ariana Hotels & Resort International yang berlokasi di Virgin Island sempat tersangkut kasus Panama Papers.

Bisnis ini tercatat diakusisi Sovico Holdings pada 2005 lalu dari Lai Sun Group. Terkait kasus ini, berdasarkan kutipan di surat kabar lokal, Nguyen mengatakan, akuisisi ini sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ia menyebutkan, perusahaan hasil akuisisi ini diharapkan bisa membawa masuk modal kembali ke Vietnam.

Dugaan keterlibatan Nguyen di Panama Papers ini disebabkan bisnis properti Ariana Hotels & Resort International yang sebelumnya bernama Furama dimiliki oleh Lai Sun Group yang tercatat merupakan perusahaan cangkang. Namun, Nguyen sekali lagi memastikan bahwa pengembangan bisnis propertinya sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seperti diberitakan tuoitrenews.vn, selain Nguyen, tercatat ada enam pengusaha besar Vietnam yang tersangkut kasus Panama Papers.

Pada tahun ini, selain bisnis real estat, perbankan dan industri, Nguyen juga sedang mengembangkan bisnis lain yaitu perdagangan dan pengolahan dan manufaktur komoditas dengan label bisnis yaitu Sunco, Vinaman dan Nhabexim.

Selain itu, Sovico juga sedang mengembangkan bisnis pengembangan sumber daya manusia dengan membangun dua universitas yaitu Hoa Binh University dan Bac Ha University.

Perempuan kelahiran tahun 1970 tersebut dianugerahi talenta yang luar biasa. Kepiawaiannya berbisnis menempatkan perempuan tersebut menjadi wanita paling tajir se-Asia Tenggara dengan total kekayaan sebanyak US$ 1,7 miliar versi Forbes.

Dia yang melontarkan ide kemunculan pramugari cantik berbikini saat peluncuran VietJet pada Desember 2011 silam. Berkat  tangan dinginnya, Nguyen berhasil menunjukkan kehebatannya. Dalam tempo lima tahun, VietJet telah menguasai 40% pangsa pasar di Vietnam dengan pendapatan US$ 1,2 miliar di akhir 2016.         

(Selesai)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×