kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Seorang Jenderal Senior Rusia Ditembak di Moskow, Rusia Tuduh Ukraina


Jumat, 06 Februari 2026 / 20:15 WIB
Seorang Jenderal Senior Rusia Ditembak di Moskow, Rusia Tuduh Ukraina
Letnan Jenderal Rusia Vladimir Alexeyev (REUTERS/dok)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kremlin menyatakan Presiden Putin telah menerima laporan lengkap terkait penembakan tersebut. Pemerintah berharap Alexeyev dapat pulih, sementara aparat intelijen Rusia melakukan penyelidikan mendalam.

“Dalam situasi perang, para komandan militer dan spesialis tingkat tinggi memang berada dalam risiko,” ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Namun ia menegaskan pengamanan pejabat tinggi menjadi tanggung jawab aparat khusus, bukan Kremlin.

Insiden ini memicu kritik dari kalangan jurnalis pro-Kremlin dan warganet Rusia yang mempertanyakan lemahnya pengamanan pejabat strategis. Beberapa pihak menilai serangan semacam ini seharusnya bisa dicegah.

Baca Juga: Ledakan di Moskow Tewaskan Tiga Orang, Ukraina Disebut Terlibat

Seorang tetangga Alexeyev mengatakan sistem kamera pengawas di gedung apartemen berfungsi dengan baik, menepis spekulasi bahwa pelaku masuk dengan menyamar sebagai kurir pengantar makanan.

Alexeyev dikenal sebagai penghubung utama Kementerian Pertahanan Rusia dengan kelompok tentara bayaran Wagner yang dipimpin mendiang Yevgeny Prigozhin. 

Ia juga terlibat dalam negosiasi saat Prigozhin melakukan pemberontakan singkat pada Juni 2023. Prigozhin tewas dua bulan kemudian dalam kecelakaan pesawat.

Baca Juga: Trump Marah, Kritik Ukraina atas Dugaan Serangan ke Kediaman Putin

Serangan terhadap Alexeyev terjadi di tengah meningkatnya tekanan keamanan di Moskow. 

Sejak Desember 2024, sedikitnya tiga pejabat militer Rusia dengan pangkat setara dilaporkan tewas di Moskow dan sekitarnya, termasuk akibat bom yang dipasang di kendaraan.

Selanjutnya: MAXUS Perkuat Posisi di Segmen MPV Listrik lewat Produksi Lokal

Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×