kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Setelah Blue Band, Unilever siap jual aset lagi?


Jumat, 26 Juli 2019 / 23:16 WIB
Setelah Blue Band, Unilever siap jual aset lagi?


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

Baca Juga: Pendapatan hanya tumbuh 1,2%, begini penjelasan Unilever (UNVR)

Kepada Bloomberg, Jope mengatakan, angka penjualan ini masih sejalan dengan target pertumbuhan perusahaan yang sebesar 3%-4% di periode tersebut. Penjualan ini terutama ditopang pertumbuhan di pasar emerging dengan kenaikan 6,2%. 

Sekadar mengingatkan, Unilever pada dua tahun lalu mengungkapkan kepercayaannya pada pertumbuhan produk organik. Tahun 2017 misalnya, Unilever memutuskan menjual bisnis margarin dan selai (spreads), salah satunya dengan merek Blue Bland, senilai total €6,8 miliar. Salah satu alasan Unilever, pertumbuhan bisnis makanannya akan lebih baik tanpa margarin. 

Baca Juga: Waduh, pendapatan Unilever (UNVR) hanya tumbuh 1,2% pada semester I-2019

Ketika itu, Unilever juga membeli Sir Kensington, yang dikenal memproduksi produk bumbu organik atau yang tidak mengandung unsur genetically modified organism (non-GMO). Unilever percaya, pasar makanan organik akan terus bertumbuh, bahkan dengan rata-rata tahunan lebih dari 16% hingga tahun 2020. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang permintaan makanan kemasan yang diperkirakan tumbuh 4,5%. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×