kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Siap menengahi, Trump sebut India dan China memiliki konflik besar


Jumat, 29 Mei 2020 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping (kanan) berjalan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China, 28 April 2018. Xinhua/Yan Yan


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, India dan China memiliki konflik besar. Dan, kedua negara mungkin tidak bahagia dengan kondisi itu.

"Dua negara dengan (masing-masing) 1,4 miliar penduduk. Dua negara dengan militer yang sangat kuat," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (28/5), seperti dikutip Reuters.

"Dan India tidak bahagia, dan mungkin China tidak bahagia. Tapi, saya bisa memberitahu Anda, saya memang berbicara dengan Perdana Menteri (India Narendra) Modi," ujarnya.

Baca Juga: India tolak tawaran Trump untuk jadi penengah atas konflik di perbatasan dengan China

"Dia (Modi) tidak, dia tidak senang dengan apa yang terjadi dengan China," tambah Trump.

Komentar itu menyusul kicauan Trump di Twitter sehari sebelumnya yang menyebutkan, AS telah menyampaikan kepada India dan China bahwa siap menengahi "perselisihan perbatasan mereka yang membara".

Ini pertama kali Trump memasukkan AS ke dalam diplomasi India-China.

Namun, para pejabat India menyatakan keterkejutannya atas pernyataan Trump terbaru yang menyebutkan, dia sudah berbicara dengan Perdana Menteri Modi.

Baca Juga: Kegiatan militer meningkat, perbatasan India-China memanas




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×