kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45868,39   -1,11   -0.13%
  • EMAS947.000 1,07%
  • RD.SAHAM -0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Siap perang, Ukraina bakal panggil pasukan cadangan untuk hadapi Rusia


Rabu, 21 April 2021 / 23:35 WIB
Siap perang, Ukraina bakal panggil pasukan cadangan untuk hadapi Rusia


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KYIV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandatangani undang-undang pada Rabu (21/4) yang memungkinkan pemanggilan pasukan cadangan untuk dinas militer tanpa mengumumkan mobilisasi.

Mendapat persetujuan dari parlemen pada akhir Maret lalu, tindakan tersebut memungkinkan untuk secara signifikan meningkatkan kekuaran personel Angkatan Bersenjata Ukraina.

"Ini akan memungkinkan untuk segera melengkapi unit militer dari semua pasukan pertahanan dengan pasukan cadangan, sehingga secara signifikan meningkatkan efektivitas tempur mereka selama agresi militer," kata Kantor Kepresidenan Rusia, Rabu, seperti dikutip Al Jazeera.

Hanya, Kyiv juga telah menyerukan pembicaraan dengan Moskow, dalam upaya nyata untuk meredakan ketegangan yang terus berlanjut.

Baca Juga: Putin peringatkan negara Barat: Respons Rusia akan cepat dan kasar

Dalam pidatonya kepada bangsa pada Selasa (20/4), Zelenskyy menantang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menemuinya di wilayah Donbas untuk pembicaraan guna mengakhiri konflik di daerah itu.

Presiden Ukraina, yang terpilih pada 2019 dengan janji untuk mengakhiri pertempuran, juga menuduh Rusia memainkan permainan ganda dengan berpartisipasi dalam negosiasi perdamaian sambil mengumpulkan pasukan di perbatasan Ukraina.

 

Gambar satelit terbaru menunjukkan ratusan kendaraan militer Rusia ditempatkan di berbagai pangkalan, lapangan tembak, dan kamp lapangan di sepanjang perbatasan dengan Ukraina. 

Lusinan pesawat tempur yang diparkir di pangkalan udara di Rusia Barat Daya dan Krimea juga terlihat.

Baca Juga: Masih bisa bertambah, Rusia kerahkan 120.000 tentara di perbatasan Ukraina




TERBARU

[X]
×