Singapura selidiki lonjakan yang luar biasa dalam kasus rekor COVID-19

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:28 WIB Sumber: Reuters
Singapura selidiki lonjakan yang luar biasa dalam kasus rekor COVID-19

ILUSTRASI. Kementerian Kesehatan Singapura sedang menyelidiki lonjakan kasus COVID-19 yang luar biasa. REUTERS/Edgar Su


KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura sedang menyelidiki lonjakan kasus COVID-19 yang luar biasa. 

Pada Rabu (27/10/2021), Negeri Merlion ini melaporkan 5.324 infeksi baru COVID-19. Ini merupakan angka tertinggi sejak awal pandemi.

Melansir Reuters, Singapura juga melaporkan sepuluh kasus kematian baru pada hari Rabu, sehingga total korban COVID-19 menjadi 349. 

Adapun tingkat pemanfaatan ICU mendekati 80%, meskipun 85% populasinya sudah divaksinasi penuh, dengan 14% menerima dosis booster.

"Angka infeksi luar biasa tinggi hari ini, sebagian besar karena banyak kasus positif COVID yang terdeteksi oleh laboratorium pengujian dalam beberapa jam di sore hari," kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Kasus harian di Singapura tembus 5.000, COVID-19 betul-betul mengamuk

"Kementerian Kesehatan sedang melihat lonjakan kasus yang tidak biasa ini dalam waktu yang relatif singkat, dan memantau dengan cermat tren selama beberapa hari ke depan," tambahnya dalam pernyataan hari Rabu.

Sementara hampir 98,7% dari 90.203 kasus bulan lalu tidak memiliki gejala, atau bergejala ringan, sekitar 0,2% dari mereka telah meninggal, dan 0,1% masing-masing dipantau secara ketat di unit perawatan intensif (ICU) atau sakit kritis dan diintubasi di sana.

Kementerian mengatakan akan menambah lebih banyak tempat tidur ICU. Kemenkes dapat menambahkan 100 unit tempat tidur lagi dalam waktu singkat.

Baca Juga: Termasuk Indonesia, Singapura longgarkan syarat masuk turis negara kategori III

Pekan lalu, pemerintah memperpanjang beberapa pembatasan sosial selama sekitar satu bulan, untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 dan mengurangi tekanan pada fasilitas kesehatan. 

Salah satunya, pihak berwenang memberlakukan kembali pembatasan interaksi sosial dan makan di luar untuk dua orang, untuk memperlambat laju infeksi.

 

Selanjutnya: Vaksin Sinovac COVID-19 akan dimasukkan dalam program vaksinasi nasional Singapura

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru