kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Skandal pencucian uang pemilik Birmingham City


Senin, 03 Maret 2014 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. Dewan Pengupahan Nasional akan menyampaikan rekomendasi pengupahan tahun 2023 kepada Kementerian Ketenagakerjaan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Sandy Baskoro

HONG KONG. Pengusaha asal Hong Kong Carson Yeung, terlibat skandal pencucian uang. Pemilik klub sepakbola asal Inggris, Birmingham City, ini dihukum atas lima tuduhan pencucian uang senilai HK$ 721,3 juta atau US$ 93 juta oleh majelis hakim pengadilan Hong Kong.

Jaksa menyatakan, Yeung merupakan bagian mesin pencucian uang terkait kejahatan terorganisasi di Makau, satu-satunya wilayah di China yang melegalkan bisnis perjudian.

Mantan penata rambut berusia 54 tahun ini menyangkal tudingan itu. Yeung, yang bulan lalu mundur dari posisi Chairman dan Direktur Birmingham International Holdings Ltd, mengatakan kekayaannya berasal dari trading saham, bisnis properti dan perjudian. "Dia hanya mengada-ada," ungkap Douglas Yau, Hakim Pengadilan Distrik, Senin (3/3).

Jaminan atas Yeung dicabut dan dia menghadapi ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Mengenakan setelan gelap dan dasi, Yeuang tidak emosi ketika putusan dibacakan.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×