kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.953   -20,00   -0,11%
  • IDX 5.989   105,38   1,79%
  • KOMPAS100 778   14,24   1,86%
  • LQ45 589   10,51   1,82%
  • ISSI 207   3,64   1,79%
  • IDX30 333   6,10   1,86%
  • IDXHIDIV20 409   6,57   1,63%
  • IDX80 88   1,62   1,88%
  • IDXV30 111   2,00   1,84%
  • IDXQ30 107   1,90   1,81%

Skandal Wirecard guncang industri keuangan Jerman, pemerintah menyerukan reformasi


Sabtu, 27 Juni 2020 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The headquarters of Wirecard AG, an independent provider of outsourcing and white label solutions for electronic payment transactions is seen in Aschheim near Munich, Germany April 25, 2019. REUTERS/Michael Dalder/File Photo


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - MUNCHEN. Skandal perusahaan pembayaran Wirecard mengguncang industri keuangan Jerman. Malahan fraud perusahaan asal Jerman ini sudah menjadi pusat perhatian di kawasan Eropa

Kepala otoritas keuangan Jerman Felix Hufeld bilang kasus Wirecard mengguncang industri keuangan di Jerman. Wirecard merupakan penghuni indeks DAX. Asal tahu saja, DAX merupakan salah satu indeks bergengsi di Bursa Saham Jerman yang memiliki valuasi hingga US$ 28 miliar.

“Kasus Wirecard telah merusak korporasi Jerman, ini menjadi alasan mengapa mesti dilakukan reformasi,” kata Ketua lembaga tata kelola perusahaan asal Jerman ArMID, Volker Potthoff.

Pemerintah Jerman juga menyerukan ada reformasi di industri keuangan. “Ini sebuah skandal, dan kini perlu adanya revisi regulasi. Harus ada penyusunan ulang struktur pengawasan. Kami akan segera membahasnya dari aspek legal, legislatif, dan regulasi. Skandal seperti Wirecard merupakan peringatan terhadap sistem pengawasan kita kini ” sambung Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz.




TERBARU

[X]
×