kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Soal asal-usul Covid-19, Tim WHO: Intelijen AS tidak dapat diandalkan


Kamis, 11 Februari 2021 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. Peter Ben Embarek, anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertugas menyelidiki asal-usul penyakit virus corona (COVID-19) berbicara pada konferensi pers studi bersama WHO-China di sebuah hotel di Wuhan, provinsi Hubei, China. REUTERS/Aly Song


Sumber: The Straits Times,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WUHAN. Seorang anggota misi khusus Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke China pada Rabu (10/2/2021) mengatakan, tekait soal dugaan asal-usul Covid-19, intelijen AS tidak dapat diandalkan. Pernyataan itu dirilis setelah Washington meragukan transparansi penyelidikan tersebut.

Melansir The Straits Times yang mengutip AFP, misi tim WHO berakhir pada Selasa tanpa menemukan sumber virus. Akan tetapi, para anggota tim WHO harus berada dalam hubungan diplomatik selama mereka tinggal di China. Di sisi lain, AS mendesak penyelidikan yang "kuat" dan mengeluarkan peringatan agar China tidak mempolitisasi masalah tersebut.

Banyak informasi mengalir melalui akun Twitter pribadi mereka selama misi. Namun, lebih banyak detail dan pendapat muncul saat mereka bersiap untuk meninggalkan negara itu.

Dr Peter Daszak, anggota tim WHO, terjun langsung ke dalam geopolitik suram yang meliputi masalah asal-usul pandemi.

Baca Juga: Tak puas dengan temuan WHO, AS akan teliti secara independen asal-usul Covid-19

"Presiden AS Joe Biden harus terlihat tangguh terhadap China," katanya dalam sebuah tweet. Dia  menambahkan: "Tolong jangan terlalu mengandalkan intel AS: semakin tidak terlibat di bawah Trump & terus terang salah dalam banyak aspek."

Dr Daszak juga menuliskan tweet bahwa mereka bekerja di bawah lingkungan yang paling bermuatan politis.

Dr Daszak menuliskan komentarnya terkait dengan artikel yang merujuk pada pernyataan departemen luar negeri AS yang meragukan transparansi kerja sama China dengan misi WHO.

Baca Juga: Joe Biden tertarik untuk mengetahui semua fakta tentang China dan asal-usul Covid-19




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×