kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Sony bakal menjadi pemegang saham pengendali EMI


Rabu, 23 Mei 2018 / 07:25 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Sony Corporation akan menjadi pemilik pengendali EMI Music Publishing Ltd. Perusahaan elektronik asal Jepang ini kembali mengakuisisi sisa EMI dengan menggelontorkan dana sekitar US$ 2 miliar.

Seperti dilaporkan Bloomberg (22/5), berdasarkan kesepakatan, Sony akan membeli sekitar 60% saham EMI milik konsorsium yang dipimpin Mubadala Investment. Artinya, sebanyak 90% saham di EMI akan menjadi milik Sony. Saat ini, Sony sudah memiliki 30% saham di EMI.

Alasan Sony mengambil mayoritas saham di EMI untuk mengambil keuntungan dari bisnis streaming musik yang sedang tumbuh pesat. Sejumlah pemain besar bisnis ini seperti Spotify dan Apple Music telah mendorong kebangkitan di industri musik.

Akuisisi ini akan memberi tambahan Sony katalog lagi menjadi lebih dari 2 juta lagi, dari sederet artis papan atas. Diantaranya, Kanye West, Sam Smith, Beyonce, Carole King, Sia dan artis lainnya. Termasuk katalog lagu The Beatles.

Katalog EMI yang luas akan memantapkan posisi Sony sebagai penerbit musik terbesar di tengah ledakan layanan streaming yang telah mendorong valuasi untuk hak cipta musik.

Transaksi tersebut merupakan langkah strategis pertama dari Kenichiro Yoshida yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Sony Corporation pada April tahun 2018 ini. "Investasi pada kekayaan intelektual konten musik ini sebagai batu loncatan untuk pertumbuhan jangka panjang kami," kata Yoshida seperti dilansir Reuters, Selasa (22/5).

Mubadala Investment menyebutkan, kesepakatan harga akuisisi 60% saham EMI oleh Sony tersebut didasarkan pada nilai perusahaan sebesar US$ 4,75 miliar. Valuasi tersebut melebihi target yang sebesar US$ 4 miliar.

Selain menjadi pemegang saham pengendali EMI, Yoshida mengatakan, Sonyjuga memiliki strategi lain untuk meningkatkan bisnis Sony. Dalam tiga tahun ke depan, Sony akan meningkatkan pendapatan melalui bisnis gim dan hiburan.

Sony memperkirakan pertumbuhan laba di sebagian besar divisi selama tiga tahun mendatang. Misalnya, laba operasional pada bisnis permainan dan jaringan diperkirakan menjadi 130 miliar hingga 170 miliar pada Maret 2021 nanti.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×