kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Spanyol Resmi Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS, Tegas Tolak Perang Iran


Senin, 30 Maret 2026 / 17:51 WIB
Spanyol Resmi Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS, Tegas Tolak Perang Iran
ILUSTRASI. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menjadi salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal mengkritik serangan AS dan Israel ke Iran(Moncloa Palace/HO via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Spanyol resmi menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang terlibat dalam serangan ke Iran.

Langkah ini menandai sikap tegas Madrid yang menolak keterlibatan dalam konflik tersebut.

Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles menyatakan, pemerintah tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer maupun wilayah udara untuk operasi yang berkaitan dengan perang di Iran.

Baca Juga: Krisis Energi Sri Lanka: Tarif Listrik Kembali Naik Imbas Perang Iran

“Kami tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer maupun wilayah udara untuk aksi yang terkait dengan perang di Iran,” ujarnya kepada wartawan di Madrid melansir dari Reuters, Senin (30/3/2026).

Keputusan ini memperluas kebijakan sebelumnya, di mana Spanyol telah lebih dulu menolak penggunaan pangkalan militer bersama oleh pasukan AS.

Penutupan wilayah udara memaksa pesawat militer AS mencari rute alternatif untuk menuju Timur Tengah, meskipun pengecualian tetap diberikan untuk kondisi darurat.

Laporan awal mengenai kebijakan ini disampaikan oleh media lokal El Pais yang mengutip sumber militer.

Menteri Ekonomi Spanyol Carlos Cuerpo menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari sikap pemerintah yang tidak ingin terlibat dalam perang yang dinilai dimulai secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga: Asia Dihantam Double Shock: Energi Mahal, Mata Uang Tertekan

Sementara itu, Perdana Menteri Pedro Sanchez menjadi salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal mengkritik serangan AS dan Israel ke Iran, yang ia sebut sebagai tindakan ceroboh dan ilegal.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan mengancam akan menghentikan hubungan dagang dengan Spanyol sebagai respons atas penolakan penggunaan pangkalan militer dalam operasi tersebut.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×