kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Sudah pulih, PM Inggris berbicara dengan Trump dan bertemu Ratu Elizabeth


Selasa, 21 April 2020 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin di seluruh dunia pada Senin (6/4) menyampaikan dukungan semangat untuk Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, menyusul berita tentang dirinya yang dibawa ke unit perawatan intensif.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang baru pulih setelah terjangkit virus corona akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (21/4) dan pertemuan dengan Ratu Elizabeth II akhir pekan ini.

Johnson saat ini melakukan pemulihan di rumah dinasnya, setelah menjalani perawatan di rumahsakit. Menteri Luar Negeri Inggris  Dominic Raab yang melakukan tugas-tugas Johnson selama masa pemulihan.

“Kemarin dia mengirim pesan belasungkawa kepada (Perdana Menteri Kanada) Justin Trudeau setelah kematian yang sangat menyedihkan dalam penembakan di Kanada. Kemudian hari ini dia akan berbicara dengan Presiden Trump," kata juru bicara Perdana Menteri Inggris kepada wartawan.

Baca Juga: Duh, kematian akibat corona di Inggris lebih tinggi 41% dari data resmi

Akhir pekan ini, Johnson akan mengadakan pertemuan dengan Ratu Elizabeth II. Juru bicara Perdana Menteri Inggris menyebutkan, itu akan menjadi pertemuan pertama Johnson terkait pekerjaannya selama tiga minggu terakhir.

Johnson mengumumkan ia mengidap virus corona pada 27 Maret lalu dan mengisolasi diri. Tapi, dia masih tetap memimpin pemerintahan Inggris termasuk dalam mengatasi wabah Covid-19.

Tapi, setelah mengalami gejala klinis virus corona secara terus menerus selama 10 hari, Johnson pada 5 April lalu menjalani perawatan di rumahsakit, yang Downing Street sebut sebagai "langkah pencegahan".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×