kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.810   44,00   0,25%
  • IDX 6.418   -23,38   -0,36%
  • KOMPAS100 839   -3,08   -0,37%
  • LQ45 637   -3,27   -0,51%
  • ISSI 224   -1,18   -0,52%
  • IDX30 354   -2,03   -0,57%
  • IDXHIDIV20 441   -2,85   -0,64%
  • IDX80 96   -0,40   -0,41%
  • IDXV30 121   -0,50   -0,41%
  • IDXQ30 114   -0,82   -0,71%

Susul Malaysia dan Filipina, Singapura setop visa untuk turis China


Selasa, 28 Januari 2020 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Orang menggunakan masker di eskalator sebuah stasiun kereta bawah tanah di Shanghai, China, 28 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pihak berwenang juga mulai menghubungi sekitar 2.000 orang yang sudah berada di Singapura dengan sejarah perjalanan ke Hubei baru-baru ini, atau warga negara Tiongkok dengan paspor Hubei. Sekitar 1.000 dari mereka memiliki visa jangka pendek.

Mereka yang dinilai memiliki "risiko lebih tinggi", termasuk mereka yang pernah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi virus atau mengunjungi rumahsakit di China, akan dikarantina.

Kebijakan karantina juga mencakup penduduk Singapura yang kembali setelah melakukan perjalanan ke Hubei dalam 14 hari terakhir. "Perintah karantina memiliki kekuatan hukum, dengan hukuman bagi yang tidak patuh," tegas Kementerian Kesehatan Singapura.

Baca Juga: Thailand umumkan enam kasus baru virus corona

"Peningkatan langkah-langkah ini karena tren infeksi di antara warga negara China dari Hubei semakin cepat, dengan tiga kasus baru terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir," ujar Kementerian Kesehatan Singapura seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Singapura menambahakan, semua kasus yang terkonfirmasi di Singapura adalah warga negara China dari Hubei, mirip dengan tren di negara lain.




TERBARU

[X]
×