kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.325
  • EMAS681.000 0,89%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Tak kuasa menolak akuisisi dari Microsoft (3)

Kamis, 02 Juni 2016 / 11:23 WIB

Tak kuasa menolak akuisisi dari Microsoft (3)

Miliarder dengan harta senilai US$ 1,34 miliar menurut hitungan Forbes ini, belum rela melepaskan Mojang ke investor lain. Apalagi dari awal, Markus dan pendiri Mojang lain, Jakob Porsér, masih ingin mengembangkan game  Minecraft yang merupakan tulang punggung perusahaan. Para pendiri Mojang kala itu sepakat bahwa tidak semua investor mengerti apa yang sangat diperlukan untuk pengembangan game  ini. Selain itu, tidak ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan melepas saham di Mojang.

Tapi, desakan para investor membuat Markus luluh juga. Lebih-lebih berbagai celaan muncul di Twitter pribadi Markus dari berbagai komunitas gamers yang menuntut perbaikan beberapa tokoh dan setting tempat game  Minecraft. Markus memang membuat Twitter pribadi untuk memperoleh masukan perbaikan Minecraft.

Markus pun mengalah. Seperti dilansir Forbes, pada medio Juni 2014, Markus menulis di Twitter pribadinya yang intinya dia memberikan penawaran kepada investor siapa yang berminat membeli 70% sahamnya di Mojang.

Sontak, kesempatan emas ini tidak disia-siakan investor. Tercatat beberapa investor dari Sillicon Valley seperti Microsoft, Electronic Arts, Activision Blizzard ATVI langsung menelepon CEO Mojang, Carl Manneh untuk memberikan penawaran. Tiga bulan setelah masa periode penawaran, akhirnya para pendiri Mojang sepakat menyerahkan perusahaan ke Microsoft dengan harga sebesar US$ 2,5 miliar atau atau sekitar Rp 34,24 triliun.

Kerelaan melepas Mojang ke Microsoft ini disebabkan karena pendiri Mojang yakin bahwa perusahaan yang didirikan Bill Gates tersebut akan mengembangkan produk yang jauh lebih maju.

Microsoft memang mengintegrasikan game  Minecraft dengan beberapa konsol komputer Microsoft. Microsoft pun diuntungkan dengan pembelian Mojang karena mendongkrak penjualan personal computer (PC) dan gadget mereka. Namun beberapa pegawai Mojang menyayangkan keputusan Markus yang berubah haluan menjual Mojang

Markus terkesan cuek. Dia kini fokus mengembangkan perusahaan baru, yaitu: Rubberbrain.           

(Bersambung)


Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0812 || diagnostic_web = 0.4149

Close [X]
×