kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Tanggapan Tiongkok Pasca Ancaman Tarif Trump: Tak Ada yang Memenangkan Perang Dagang


Kamis, 28 November 2024 / 07:08 WIB
ILUSTRASI. Kedutaan Besar Tiongkok di Washington mengatakan, baik Amerika Serikat maupun Tiongkok tidak akan memenangkan perang dagang. REUTERS/Jason Lee


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Amerika Serikat, tempat penyalahgunaan fentanil menjadi penyebab utama kematian, telah mendorong Tiongkok untuk melakukan penegakan hukum yang lebih ketat. 

Ini termasuk menangani keuangan gelap dan memperketat kontrol lebih lanjut terhadap bahan kimia tersebut.

Pada bulan Juni, jaksa agung Tiongkok mendesak pejabat penegak hukumnya untuk fokus pada pemberantasan perdagangan narkoba, saat Beijing dan Washington meluncurkan penyelidikan bersama yang langka terhadap narkoba.

Tonton: Perang Dagang Jilid 2 dengan Donald Trump Bisa Bikin Ekonomi Tiongkok Hancur

Pada bulan Agustus, beberapa hari setelah pertemuan kelompok kerja antinarkotika gabungan, Tiongkok mengatakan akan memperketat kontrol terhadap tiga bahan kimia yang penting untuk membuat fentanil.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×