Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (12/1/2026) mengancam negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan menghadapi tarif 25% untuk perdagangan dengan AS. Iran saat ini tengah bergulat dengan protes anti-pemerintah paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
Iran, anggota kelompok produsen minyak OPEC, mengekspor produk ke 147 mitra dagang pada tahun 2022, menurut data terbaru dari Bank Dunia.
Mitra dagang utamanya termasuk China, negara-negara lain di Asia Timur, Irak, Uni Emirat Arab, Turki, dan Jerman.
Baca Juga: Trump Diminta Tahan Serangan ke Iran, Wapres Vance Ajukan Opsi Damai
Bahan bakar adalah barang ekspor terbesar Iran berdasarkan nilai, sementara impor utama meliputi barang setengah jadi, sayuran, mesin, dan peralatan.
Berikut negara-negara yang menjadi mitra dagang utama Iran, seperti disarikan dari Reuters:
China
China adalah mitra dagang terbesar Iran. Ekspor Iran ke China mencapai US$ 22 miliar pada tahun 2022, dengan bahan bakar menyumbang lebih dari setengah dari total tersebut, menurut Bank Dunia. Impor dari China mencapai US$ 15 miliar.
Pada tahun 2025, China membeli lebih dari 80% minyak Iran yang dikirim, menurut data dari Kpler, sebuah perusahaan analitik. Minyak Iran memiliki jumlah pembeli yang terbatas karena sanksi AS yang berupaya memutus pendanaan untuk program nuklir Teheran.
India
Total perdagangan bilateral India dengan Iran mencapai US$ 1,34 miliar untuk 10 bulan pertama tahun 2025, menurut Kementerian Perdagangan India. Ekspor utama India ke Iran meliputi beras basmati, buah-buahan, sayuran, obat-obatan, dan produk farmasi lainnya.
Baca Juga: Ketegangan Iran Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi Dua Bulan Selasa (13/1) Pagi
Turki
Ekspor Iran ke Turki mencapai US$ 5,8 miliar pada tahun 2022, dengan impor mencapai US$ 6,1 miliar, menurut data Bank Dunia.
Jerman
Ekspor Iran ke Jerman mencapai US$ 178 juta pada tahun 2022, sementara impor mencapai US$ 1,9 miliar.
Korea Selatan
Ekspor Korea Selatan ke Iran antara Januari dan November 2025 hanya sebesar US$ 129 juta, sementara impor mencapai US$ 1,6 juta selama periode yang sama, menurut data dari Asosiasi Perdagangan Internasional Korea.
Jepang
Jepang mengimpor sejumlah kecil buah-buahan, sayuran, dan tekstil dari Iran, serta mengirimkan beberapa mesin dan motor kendaraan ke sana, menurut data perdagangan terbaru dari Jepang yang mencakup hingga November 2025.
Baca Juga: Nasib Diplomasi Iran-AS: Komunikasi Diam-diam di Tengah Ancaman Trump













