kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.924   24,00   0,13%
  • IDX 6.322   -17,84   -0,28%
  • KOMPAS100 834   -5,08   -0,61%
  • LQ45 631   -5,34   -0,84%
  • ISSI 218   -0,40   -0,19%
  • IDX30 356   -2,68   -0,75%
  • IDXHIDIV20 440   -3,50   -0,79%
  • IDX80 95   -0,65   -0,68%
  • IDXV30 119   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 114   -1,00   -0,87%

Terkait Myanmar, China: Agen AS di luar negeri menunjukkan wajah egois dan munafik


Senin, 20 Juli 2020 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi ketegangan antara Amerika dan China yang semakin meningkat. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Naluri Myanmar sejak kemerdekaan pada 1948 adalah berusaha berteman dengan semua orang, tetapi tidak jelas apakah itu akan tetap mungkin, dalam periode persaingan adikuasa yang semakin meningkat," katanya.

Baca Juga: Langka, dua kapal induk AS latihan perang bersama di Laut China Selatan

"Beratnya revolusi industri raksasa China sudah mengubah Myanmar; jika proyek infrastruktur multi-miliar dolar ditambahkan ke dalam campuran, perbatasan antara kedua negara akan menjadi semakin sulit dilihat," katanya.

Baca Juga: Hampir 100 juta warga China terancam tak bisa masuk ke Amerika, Beijing: Konyol!

"Penting untuk diingat bahwa Myanmar adalah salah satu dari sedikit negara di dunia di mana Perang Dingin terakhir menyebabkan pertempuran bersenjata proksi yang pada gilirannya menyebabkan kediktatoran militer dan dekade isolasi diri," jelas Thant Myint-U.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×