kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Terkuak! Ini alasan mengapa Vladimir Putin memicu perang minyak dengan Amerika


Kamis, 12 Maret 2020 / 07:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak dunia. REUTERS/Essam Al-Sudani/File Photo


Sumber: Financial Times,CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Analis juga menilai, Arab Saudi mungkin juga ingin memperkuat posisinya sebagai eksportir minyak utama dunia. Langkah ini menunjukkan bahwa Riyadh bersedia secara terbuka menghadapi Rusia dan produsen berbiaya tinggi lainnya.

“Ada konsensus di antara OPEC (untuk memotong produksi). Rusia keberatan dan mengatakan bahwa mulai 1 April, setiap orang dapat memproduksi apa pun yang mereka suka. Jadi kerajaan juga menjalankan haknya,” kata seorang sumber Financial Times yang akrab dengan kebijakan minyak Saudi.

Baca Juga: Saudi Aramco mendapat mandat tingkatkan produksi menjadi 13 juta barel per hari

Analis mempertanyakan kebijaksanaan pendekatan Arab Saudi. Ekonominya tidak kebal terhadap jatuhnya harga, bahkan jika ia yakin dapat memenangkan pangsa pasar dari para pesaingnya.

Tetapi di bawah Mohammed bin Salman, putra mahkota, kerajaan telah mendapatkan reputasi untuk langkah-langkah berisiko dan tak terduga.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×