kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.950   -92,00   -0,51%
  • IDX 6.357   37,15   0,59%
  • KOMPAS100 835   3,58   0,43%
  • LQ45 634   -0,97   -0,15%
  • ISSI 220   2,56   1,18%
  • IDX30 356   -0,98   -0,28%
  • IDXHIDIV20 435   -3,67   -0,84%
  • IDX80 95   0,26   0,27%
  • IDXV30 120   -0,59   -0,49%
  • IDXQ30 113   -0,48   -0,42%

Tokoh hak-hak sipil Amerika Serikat Joseph Lowery meninggal di usia 98 tahun


Sabtu, 28 Maret 2020 / 14:11 WIB
Joseph Lowery melambai setelah pidatonya di Lincoln Memorial selama upacara peringatan 50 tahun 1963 Maret di Washington di Washington 28 Agustus 2013.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Tokoh hak-hak sipil Amerika Serikat era tahun 1960-an Pendeta Joseph Lowery meninggal dunia pada hari Jumat (27/3). Sekutu utama Martin Luther King ini meninggal dunia pada usia 98 tahun seperti diposting The King Center for Nonviolent Social Change di twitter .

"Malam ini, Pendeta Joseph E. Lowery yang agung beralih dari bumi ke keabadian. Pikiran dan doa kita bersama keluarganya. Dia adalah seorang juara untuk hak-hak sipil, seorang penantang ketidakadilan, seorang teman dekat keluarga Raja," kata pernyataan itu seperti dilansir Reuters, Sabtu (28/3).

Baca Juga: Wall Street jatuh setelah kasus virus corona di AS tembus di atas 100.000

Lowery dianugerahi Presidential Medal of Freedom, kehormatan sipil tertinggi bangsa, oleh Presiden Barack Obama pada 2009, beberapa bulan setelah ia memberikan doa pengukuhan pada pelantikan Obama.

Lowery adalah mantan presiden Southern Christian Leadership Conference, sebuah organisasi hak-hak sipil yang bermarkas di Atlanta yang dibentuk pada tahun 1957 oleh Martin Luther King Jr. dan para pemimpin lainnya ketika boikot bus di seluruh Selatan AS menandakan era baru dalam gerakan untuk persamaan ras.

Baca Juga: Ekonomi AS mungkin saja sudah mulai resesi, tapi apakah bisa lebih buruk?

Lowery menjabat 20 tahun sebagai presiden Southern Christian Leadership Conference, yang memainkan peran besar dalam memecah segregasi, sebelum mengundurkan diri pada tahun 1998. Dia pensiun dari mimbar pada tahun 1997. Namun, dia terus bekerja untuk kesetaraan ras hingga usia 90-an. .




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×