kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.036   36,00   0,21%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Toyota, Hyundai, VW, Nissan Siapkan Investasi Jumbo di AS, Tapi Masih Tunggu Hal Ini


Kamis, 02 April 2026 / 07:03 WIB
Toyota, Hyundai, VW, Nissan Siapkan Investasi Jumbo di AS, Tapi Masih Tunggu Hal Ini
ILUSTRASI. Pabrikan raksasa seperti Toyota dan Hyundai berpotensi kehilangan triliunan. Ketahui bagaimana mereka berupaya menghindari tarif impor Trump yang mengancam. (REUTERS/Evan Vucci)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Sejumlah produsen otomotif global berencana menggelontorkan investasi bernilai miliaran dolar di Amerika Serikat (AS). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi di dalam negeri sekaligus menghindari tarif impor yang diberlakukan Presiden Donald Trump.

Namun, para pabrikan masih menunggu kepastian aturan perdagangan, terutama terkait kelanjutan perjanjian dagang Amerika Utara atau United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA) yang dijadwalkan ditinjau ulang tahun ini.

Mengutip Reuters, industri otomotif mendesak pemerintahan Trump agar memperpanjang USMCA. Perjanjian ini dinilai krusial karena menjadi fondasi rantai pasok produksi mobil di kawasan Amerika Utara.

Toyota: Investasi US$ 10 Miliar Masih Menunggu Kepastian

Toyota telah mengumumkan rencana investasi sebesar US$ 10 miliar di AS dalam lima tahun ke depan. Namun, perusahaan baru merinci penggunaan dana sekitar US$ 2 miliar.

Manajer Divisi Toyota, David Crist, mengatakan keputusan terkait lokasi dan jenis produksi masih bisa berubah, terutama karena ketidakpastian tarif.

“Di mana kami membangun dan apa yang kami bangun masih dalam kondisi berubah-ubah. Sulit membuat keputusan dengan adanya potensi tarif USMCA sebesar 25%,” ujar Crist kepada Reuters di sela New York Auto Show.

Meski demikian, Toyota menegaskan investasi tersebut tetap akan direalisasikan, hanya saja menunggu kejelasan aturan dagang sebelum semua keputusan final diambil.

Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Anjlok Usai Trump Katakan AS Segera Akhiri Perang di Iran

Hyundai Targetkan 80% Mobil untuk Pasar AS Diproduksi di Dalam Negeri

Hyundai juga mengumumkan rencana investasi besar senilai US$ 26 miliar di AS hingga 2028.

Dalam ajang New York Auto Show, Hyundai memperkenalkan konsep SUV dan menyebut akan membangun truk ukuran menengah baru di AS pada 2030.

CEO Hyundai Jose Munoz mengatakan perusahaan ingin memperbesar porsi kendaraan yang diproduksi di AS.

Hyundai menargetkan 80% kendaraan yang dijual di AS diproduksi di Amerika. Produksi tahunan juga akan ditingkatkan dari 800.000 unit menjadi 1,2 juta unit.

“Kami ingin berinvestasi di sini. Ini pasar paling penting bagi kami,” kata Munoz.

Hyundai sebelumnya menyampaikan bahwa ketidakpastian terkait USMCA membuat keputusan investasi mereka tertunda.

Perusahaan menilai jika perpanjangan USMCA dikonfirmasi lebih awal, hal itu bisa langsung membuka peluang investasi baru lebih dari US$ 20 miliar di AS.

“Setiap bulan ketidakjelasan memperlambat penciptaan lapangan kerja, pemilihan lokasi pabrik, dan pengembangan teknologi,” kata Hyundai.

Baca Juga: Elon Musk Ajukan IPO SpaceX Secara Rahasia, Nilainya Bisa Pecahkan Rekor Dunia




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×