kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Trump Ajak CEO Nvidia hingga Boeing dalam Lawatan ke China


Jumat, 08 Mei 2026 / 10:03 WIB
Trump Ajak CEO Nvidia hingga Boeing dalam Lawatan ke China
ILUSTRASI. US-POLITICS-TRUMP (AFP/KENT NISHIMURA)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan mengundang sejumlah CEO perusahaan besar AS untuk ikut dalam kunjungan kenegaraan ke China pekan depan.

Laporan Semafor pada Kamis (7/5/2026) menyebutkan, perusahaan yang masuk daftar undangan antara lain Nvidia, Apple, ExxonMobil, Boeing, Qualcomm, Blackstone, Citigroup, hingga Visa.

Seorang sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan CEO Citigroup Jane Fraser telah menerima undangan.

Baca Juga: Mata Uang Asia Melemah Jumat (8/5) Pagi, Won Korea Selatan Pimpin Penurunan

Sementara CEO Qualcomm Cristiano Amon disebut akan menghadiri kunjungan tersebut selama agenda perjalanan tetap berjalan sesuai rencana.

Reuters belum dapat mengonfirmasi keseluruhan daftar perusahaan yang diundang. Namun, sumber lain menyebut sejumlah CEO mulai menerima undangan sejak Rabu malam waktu setempat.

CEO Nvidia Jensen Huang dalam wawancara dengan CNBC mengatakan pihaknya akan menghormati keputusan pemerintah AS terkait agenda tersebut.

“Kami akan membiarkan presiden mengumumkan apa pun yang ingin diumumkan. Jika diundang, itu merupakan kehormatan besar untuk mewakili Amerika Serikat,” ujar Huang.

Pihak Gedung Putih, Apple, Citigroup, ExxonMobil, dan Visa belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut. Sementara Boeing dan Blackstone menolak berkomentar.

Kunjungan Trump ke Beijing untuk bertemu Presiden China Xi Jinping disebut memunculkan ekspektasi pasar terhadap potensi kesepakatan bisnis besar antara kedua negara.

Baca Juga: Indeks KOSPI Korea Selatan Bersiap Catat Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak 2008

CEO Boeing Kelly Ortberg sebelumnya mengatakan perusahaan berharap pemerintahan Trump dapat membantu membuka jalan bagi pesanan besar pesawat dari China yang telah lama tertunda.

Industri penerbangan menyebut China dan Boeing tengah membahas potensi transaksi yang mencakup hingga 500 unit pesawat 737 MAX serta puluhan pesawat berbadan lebar (widebody).

Jika terealisasi, kesepakatan tersebut akan menjadi pesanan besar pertama China kepada Boeing sejak 2017 dan dipandang sebagai capaian penting dalam pertemuan tingkat tinggi kedua negara.




TERBARU

[X]
×