kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Trump kecam usulan pembatasan perdagangan dengan China


Selasa, 18 Februari 2020 / 23:10 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump naik ke pesawat Air Force One untuk melakukan perjalanan ke Florida di Pangkalan Bersama Andrews, Maryland, 14 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam usulan pembatasan perdagangan dengan China. Ia mengatakan, keamanan nasional tidak bisa dipakai sebagai "alasan" untuk mempersulit negara lain membeli produk AS

Melansir Reuters, rangkaian twit Trump itu adalah referensi yang jelas atas laporan media di akhir pekan yang menyebutkan, Pemerintah AS sedang mempertimbangkan akan memblokir General Electric Co untuk terus memasok mesin buat pesawat jet penumpang buatan China.

Washington juga kabarnya bakal melakukan pembatasan atas komponen lain untuk pesawat komersial made in Tiongkok. Misalnya, sistem kontrol penerbangan buatan Honeywell International Inc.

Baca Juga: Di tengah wabah corona, China berencana bebaskan tarif beberapa produk AS

Tindakan keras AS terhadap penjualan suku cadang ke industri pesawat terbang China kemungkinan karena kekhawatiran pengiriman itu bisa memicu pesaing serius untuk Boeing Co yang berbasis di AS atau meningkatkan kemampuan militer China.

"Amerika Serikat tidak dapat, dan tidak akan, menjadi tempat yang sulit untuk berurusan dengan negara-negara asing yang membeli produk kami, termasuk untuk alasan Keamanan Nasional yang selalu digunakan, bahwa perusahaan kami akan dipaksa untuk pergi agar tetap kompetitif," kicau Trump di akun Twitter-nya, Selasa (18/2).




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×