kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Trump: Pemimpin ISIS tewas meledakkan diri saat pasukan AS menyerang


Senin, 28 Oktober 2019 / 04:30 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, Trump menegaskan, serangan tersebut tidak akan mengubah keputusannya menarik pasukan dari Suriah. Militer AS di Suriah termasuk Delta Force, pasukan elit Angkatan Darat, kata seorang pejabat AS kepada Reuters.

Trump menyebutkan, pembunuhan Baghdadi adalah pencapaian yang lebih besar dibanding operasi pada 2011 saat Pemerintahan Presiden Barack Obama menewaskan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, yang merencanakan serangan 11 September 2001 di AS.

Baca Juga: Akhirnya Turki sepakat hentikan serangan ke Suriah, Trump: Kabar baik dari Turki

"Bin Laden adalah hal yang besar, tapi ini (Baghdadi) adalah yang terbesar yang ada. Ini adalah yang terburuk yang pernah ada," ungkap Trump.

Joe Biden, pesaing Trump dalam Pemilihan Presiden 2020 mendatang, mengucapkan selamat kepada mereka yang terlibat dalam operasi tersebut, tapi tidak menyebutkan nama Trump, sambil mengkritik kembali penarikan pasukan AS di Suriah.

"Kita tidak mampu untuk tidak mendapatkan gangguan atau mengambil mata kita dari target. ISIS tetap menjadi ancaman bagi rakyat AS dan sekutu kita, dan kita harus tetap menekan untuk mencegah ISIS dari usaha kebangkitan kembali atau mengancam AS lagi," sebut Biden.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×