kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Trump: Pemimpin ISIS tewas meledakkan diri saat pasukan AS menyerang


Senin, 28 Oktober 2019 / 04:30 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, Trump menegaskan, serangan tersebut tidak akan mengubah keputusannya menarik pasukan dari Suriah. Militer AS di Suriah termasuk Delta Force, pasukan elit Angkatan Darat, kata seorang pejabat AS kepada Reuters.

Trump menyebutkan, pembunuhan Baghdadi adalah pencapaian yang lebih besar dibanding operasi pada 2011 saat Pemerintahan Presiden Barack Obama menewaskan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, yang merencanakan serangan 11 September 2001 di AS.

Baca Juga: Akhirnya Turki sepakat hentikan serangan ke Suriah, Trump: Kabar baik dari Turki

"Bin Laden adalah hal yang besar, tapi ini (Baghdadi) adalah yang terbesar yang ada. Ini adalah yang terburuk yang pernah ada," ungkap Trump.

Joe Biden, pesaing Trump dalam Pemilihan Presiden 2020 mendatang, mengucapkan selamat kepada mereka yang terlibat dalam operasi tersebut, tapi tidak menyebutkan nama Trump, sambil mengkritik kembali penarikan pasukan AS di Suriah.

"Kita tidak mampu untuk tidak mendapatkan gangguan atau mengambil mata kita dari target. ISIS tetap menjadi ancaman bagi rakyat AS dan sekutu kita, dan kita harus tetap menekan untuk mencegah ISIS dari usaha kebangkitan kembali atau mengancam AS lagi," sebut Biden.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×