Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Selasa (21/4/2025) bahwa ia memperpanjang gencatan senjata dengan Iran hingga sebuah proposal dari Iran diserahkan dan pembicaraan diselesaikan.
Melansir Reuters, Trump, dalam sebuah unggahan di Truth Social, mengatakan bahwa ia bertindak atas permintaan Pakistan agar menunda serangan sampai para pemimpin dan perwakilan Iran dapat menyusun apa yang ia sebut sebagai proposal yang terpadu.
“Oleh karena itu saya telah memerintahkan Militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan karena itu saya akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diserahkan, dan pembicaraan diselesaikan, dengan satu cara atau cara lainnya,” kata Trump.
Sementara itu, Iran dikabarkan mungkin dapat menghadiri perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan jika Washington meninggalkan kebijakan tekanan dan ancaman.
Baca Juga: Siapa 10 Orang Terkaya ASEAN Akhir April 2026? Cek Taipan yang Duduk di Puncak
Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Selasa. Ia menambahkan bahwa Teheran menolak negosiasi yang bertujuan untuk menyerah.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa Pakistan sebagai mediator terus berupaya membujuk Amerika Serikat untuk mencabut blokade lautnya dan membebaskan kapal kontainer berbendera Iran, Touska, yang dinaiki dan disita oleh pasukan AS pada Minggu, beserta awaknya.
Tonton: Forbes Sebut Rupiah Masuk 5 Terlemah di Dunia
Ia menuduh Washington “menciptakan hambatan baru setiap hari alih-alih menyelesaikan perbedaan” untuk mengakhiri perang.













