kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Turki dukung serangan AS ke Suriah


Sabtu, 14 April 2018 / 21:16 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - ANKARA. Pemerintah Turki mendukung serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Suriah. Turki menyebut serangan itu sebagai respons yang tepat atas dugaan serangan gas beracun yang menyebabkan puluhan warga sipil tewas di Douma.

Douma yang terletak di pinggiran Damaskus merupakan benteng terakhir bagi pemberontak yang menentang rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. 

"Kami menyambut baik operasi ini yang telah memperlihatkan kesadaran rasa kemanusiaan dalam menanggapi serangan di Douma, yang patut diduga dilakukan oleh rezim (Suriah)," kata Kementerian luar negeri Turki, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Sabtu (14/4).

Seperti diketahui, Sabtu dini hari, Amerika Serikat, Inggris dan Prancis melancarkan serangan rudal terhadap rezim al-Assad. Gempuran AS dan sekutunya dilakukan sepekan setelah dugaan serangan gas mematikan di Douma.

Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag mengatakan, serangan itu tidak diluncurkan melalui pangkalan udara Incirlik di selatan Turki. "Turki mendapat informasi sebelum serangan itu. Namun, pangkalan Incirlik tidak digunakan dalam serangan itu," tulisnya di Twitter.

Ankara mengatakan serangan senjata kimia yang tanpa pandang bulu menargetkan warga sipil merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.

"Rezim Suriah, yang telah menyengsarakan rakyatnya sendiri selama lebih dari tujuh tahun, baik itu dengan senjata konvensional atau kimia, memiliki rekam jejak kejahatan yang terbukti terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Hati nurani komunitas internasional tidak meragukan itu," kata Kementerian luar negeri Turki.

Turki adalah penentang rezim al-Assad yang sangat vokal dan mendukung pemberontak yang berjuang untuk menurunkannya. Namun, dalam beberapa bulan terakhir ini, Turki telah berhubungan erat dengan Rusia untuk solusi politik di Suriah, meskipun Moskow tetap merupakan sekutu utama rezim al-Assad.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×