kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ukraina Dorong Eropa Bangun Sistem Pertahanan terhadap Senjata Balistik


Senin, 20 April 2026 / 03:36 WIB
Ukraina Dorong Eropa Bangun Sistem Pertahanan terhadap Senjata Balistik
ILUSTRASI. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Minggu (19/4/2026) mengatakan, Eropa harus memiliki sistem pertahanannya sendiri untuk menghadapi senjata balistik. (via REUTERS/RITZAU SCANPIX)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Minggu (19/4/2026) mengatakan, Eropa harus memiliki sistem pertahanannya sendiri untuk menghadapi senjata balistik. Dan Ukraina sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah negara terkait pembentukan sistem tersebut.

Reuters melaporkan, pertahanan terhadap rudal balistik menjadi salah satu tantangan terbesar Ukraina dalam perang melawan Rusia, karena hanya jenis rudal tertentu yang digunakan dalam sistem Patriot buatan Amerika Serikat yang mampu mencegat rudal balistik Rusia.

Rusia menggunakan rudal balistik untuk menyerang infrastruktur energi Ukraina, menghancurkan pembangkit listrik tenaga termal serta sistem transmisi listrik.

“Saya percaya, dan gagasan saya adalah kita harus memiliki sistem pertahanan rudal anti-balistik Eropa. Kami sedang berdiskusi dengan beberapa negara dan bekerja ke arah itu,” ujar Zelenskiy kepada saluran televisi nasional “Marathon”.

“Kita perlu membangun sistem pertahanan rudal anti-balistik kita sendiri dalam waktu satu tahun,” tambahnya.

Baca Juga: Ancaman Terbaru Trump: Iran Rugi Rp 7,5 T/Hari, Siap Hancurkan Listrik dan Jembatan!

Zelenskiy mengatakan tugas tersebut sangat sulit namun realistis. Ia juga menyebut sudah membahasnya dengan negara-negara kunci di Eropa, meski tidak menyebutkan negara mana saja.

Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Namun, Fire Point, produsen rudal jelajah Flamingo milik Ukraina, mengatakan kepada Reuters bulan ini bahwa pihaknya sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan Eropa untuk meluncurkan sistem pertahanan udara baru pada tahun depan, yang akan menjadi alternatif berbiaya rendah dibanding sistem Patriot yang kini semakin sulit didapat.

Tonton: Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar Dampak Konflik Global Makin Terasa

Persediaan rudal Patriot semakin menipis karena banyak digunakan di kawasan Teluk untuk menghadapi serangan Iran. Sementara itu, satu-satunya sistem anti-balistik milik Eropa, yakni SAMP/T buatan Italia-Prancis, diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×