kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Vaksin corona Pfizer siap akhir Oktober, AstraZeneca meluncur Desember


Rabu, 03 Juni 2020 / 12:07 WIB
Vaksin corona Pfizer siap akhir Oktober, AstraZeneca meluncur Desember
ILUSTRASI. Botol-botol kecil berlabel stiker Vaksin COVID-19 dan jarum suntik medis terlihat dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Hanya, Soriot menyebutkan, salah satu kekhawatiran dalam mengembangkan vaksin virus corona adalah penurunan tingkat penularan. Sebab, akan sulit untuk melaksanakan uji klinis vaksin dengan benar di lingkungan alami.

Sementara Moderna Inc., Selasa (2/6), mengumumkan, mereka telah melangkah ke fase kedua uji klinis vaksin virus corona ke manusia, dengan memberi dosis ke peserta pertama dalam setiap kelompok usia.

Mengutip Jerusalem Post, perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat (AS) mengatakan, uji coba ini akan mengevaluasi keamanan, reaktivitas, dan imunogenisitas dari vaksin bertajuk mRNA-1273.

Baca Juga: Mencengangkan, tak ada satu pun kasus corona di Wuhan usai tes ke 9,9 juta penduduk

Sekitar 600 orang ambil bagian dalam penelitian ini, masing-masing 300 orang berusia 18-55 tahun dan di atas 55 tahun, yang akan di bawah pengawasan selama 12 bulan. Para peserta akan mendapatkan dosis 50 atawa 100 mikrogram pada setiap vaksinasi.

Secara global, saat ini lebih dari 100 laboratorium sedang bekerja untuk mengembangkan vaksin melawan virus corona, dengan 10 di antaranya telah mencapai tahap uji klinis. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×