Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.591
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,30%

Wapres AS berjanji akan membuat pembunuh Khashoggi bertanggung jawab

Sabtu, 17 November 2018 / 17:03 WIB

Wapres AS berjanji akan membuat pembunuh Khashoggi bertanggung jawab
ILUSTRASI. Wapres AS Mike Pence

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Amerika Serikat ( AS) Mike Pence bakal membuat para pelaku pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pernyataan tersebut disampaikan Pence dalam Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Port Moresby, Papua Niugini. 

Diberitakan AFP Sabtu (17/11), Pence menyebut pembunuhan yang dilakukan terhadap Khashoggi merupakan sebuah bencana. "AS bertekad membawa mereka yang terlibat dalam pembunuhan itu untuk bertanggung jawab. Kami mengikuti fakta yang ada," tegasnya. 


Komentar wapres 59 tahun itu keluar setelah beredar laporan Badan Intelijen Pusat (CIA) meyakini perintah membunuh Khashoggi datang dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dalam laporan tersebut, Khashoggi dipancing oleh adik MBS, Pangeran Khalid bin Salman, yang juga menjabat sebagai Duta Besar Saudi untuk AS. 

Dalam telepon tersebut, Khashoggi diminta untuk mendatangi gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober untuk mengurus dokumen pernikahannya. Pence melanjutkan meski dia berjanji bakal membawa para pelaku ke pengadilan, dia juga menyatakan AS tetap berusaha mempertahankan hubungan dengan Riyadh. 

Dalam pernyataan resmi Kamis (15/11), Saudi mengatakan Khashoggi dibunuh oleh lima orang menggunakan suntikan obat bius dosis tinggi. Setelah itu para pelaku memutilasi jenazah Khashoggi dan menyerahkannya kepada seorang agen yang telah menunggu di luar gedung. 

Riyadh juga menegaskan bahwa MBS tak ada sangkut pautnya dengan pembunuhan kolumnis The Washington Post tersebut. Kantor jaksa Saudi menyatakan, perintah untuk membawa paksa Khashoggi diberikan Wakil Kepala Intelijen Jenderal Ahmed al-Assiri. 

Assiri membentuk tim beranggotakan 15 orang yang dibagi ke dalam tiga kelompok kecil. Tim negosiasi, tim logistik, dan tim intelijen. Mereka terbang ke Istanbul, Turki, untuk membujuk jurnalis berusia 59 tahun tersebut agar bersedia kembali ke Riyadh. 

"Namun karena negosiasi gagal, kepala tim negosiator memerintahkan untuk membunuh Khashoggi," demikian pernyataan kantor jaksa penuntut. Keterangan Saudi dibantah kolumnis Hurriyet Abdulkadir Selvi yang menyatakan telah mendengarkan rekaman yang dipunyai otoritas Turki. 

Dalam rekaman pertama berdurasi sekitar tujuh menit, terdapat suara Khashoggi yang meronta karena merasa tercekik dengan dugaan pelaku membunuhnya dengan tali atau kantong plastik. 

Kemudian dalam rekaman kedua yang terjadi sebelum Khashoggi masuk, para pelaku berdiskusi tentang cara untuk membunuhnya. Dalam diskusi tersebut, mereka meninjau kembali langkah-langkah yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Termasuk mengingatkan lagi akan tugas setiap pelaku. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres AS Berjanji Bakal Bikin Pembunuh Khashoggi Bertanggung Jawab"

Reporter: kompas.com
Editor: Yoyok

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0039 || diagnostic_api_kanan = 0.0737 || diagnostic_web = 6.0874

Close [X]
×