kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.946   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.042   158,05   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,13   3,16%
  • LQ45 595   16,69   2,89%
  • ISSI 209   5,51   2,71%
  • IDX30 337   9,52   2,91%
  • IDXHIDIV20 413   10,97   2,73%
  • IDX80 89   2,61   3,01%
  • IDXV30 112   3,14   2,89%
  • IDXQ30 108   3,10   2,96%

Warren Buffett dan miliarder lain ogah diversifikasi aset, mengapa?


Kamis, 28 November 2019 / 09:38 WIB
ILUSTRASI. CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett. REUTERS/Rick Wilking/File Photo


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jika Anda menyebarkan aset, Anda akan mengkompromikan hasil Anda dan kemungkinan Anda mengalahkan pasar. Namun, tidak mungkin Anda akan dapat mengumpulkan kekayaan serius dengan memanfaatkan strategi itu.

"Tidak ada rumah sakit atau asrama perguruan tinggi yang pernah dinamai oleh nnama seorang pengindeks," kata James Oelschlager, pendiri Oak Associates. "Mereka dinamai deng orang-orang yang berinvestasi dalam satu atau dua saham dan memegangnya untuk jangka waktu tertentu."

Baca Juga: Warren Buffett sangat anti kapitalis, ini sebab utamanya

Tentu saja, memilih saham untuk portofolio terkonsentrasi membutuhkan banyak analisis dan perhatian. Seorang investor dengan portofolio terkonsentrasi perlu melakukan pekerjaan dan harus tahu sebanyak mungkin tentang investasi mereka. Mereka harus mendengarkan panggilan konferensi pendapatan, mempelajari keuangan dan melacak lingkungan bisnis dengan hati-hati.

"Sifat yang menentukan dari investor yang giat adalah kesediaannya untuk mencurahkan waktu dan perhatian pada pemilihan sekuritas yang baik dan lebih menarik daripada rata-rata," jelas mentor Buffett, Benjamin Graham  dalam buku The Intelligent Investor.

Baca Juga: Tantang Trump, Bloomberg maju sebagai kandidat Presiden AS

"Selama beberapa dekade, seorang investor giat semacam ini dapat mengharapkan imbalan yang bermanfaat untuk keterampilan dan upayanya yang ekstra dalam bentuk pengembalian rata-rata yang lebih baik daripada yang disadari oleh investor pasif."




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×