kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

WHO: Tiga kombinasi ini menciptakan badai sempurna virus corona di India


Kamis, 29 April 2021 / 00:00 WIB


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan, gelombang virus corona baru di India adalah hasil dari "badai sempurna" pertemuan massal, varian yang lebih menular, dan tingkat vaksinasi yang rendah.

Kasus virus corona baru di India tetap di atas 300.000 selama tujuh hari berturut-turut pada Rabu (28/4).

Sementara Angkatan Bersenjata India menjanjikan bantuan medis mendesak untuk membantu memerangi lonjakan infeksi virus corona yang membanjiri rumahsakit dan krematorium.

WHO menyediakan peralatan dan pasokan penting ke India, termasuk 4.000 konsentrator oksigen, yang hanya membutuhkan sumber energi, juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan pada Rabu.

Baca Juga: Tambah B.1.617 India, WHO tetapkan 10 varian virus corona berstatus VoC dan VoI

Korban tewas di India sekarang mencapai 200.000, dan rumahsakit yang tidak memiliki pasokan oksigen yang cukup dan tempat tidur menolak pasien virus corona.

“Saat ini, sebagian masalahnya adalah banyak orang yang bergegas ke rumahsakit, meskipun pemantauan perawatan berbasis rumah di rumah bisa dikelola dengan sangat aman,” kata Jasarevic, seperti dikutip Al Jazeera.

Menurut dia, kurang dari 15% orang yang terinfeksi virus corona membutuhkan perawatan di rumahsakit, dan bahkan lebih sedikit yang membutuhkan oksigen.

Pusat tingkat komunitas harus menyaring dan melakukan triase pasien serta memberikan informasi tentang perawatan di rumah yang aman. Tapi, informasi juga harus tersedia melalui hotlines atau dashboards.

"Seperti yang terjadi di negara mana pun, WHO mengatakan, kombinasi relaksasi tindakan perlindungan pribadi, pertemuan massal, dan varian yang lebih menular sementara cakupan vaksin masih rendah dapat menciptakan badai yang sempurna," ujarnya.

Selanjutnya: Bertambah 3.293, jumlah kematian Covid-19 di India sudah tembus 200.000




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×