kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.038   30,00   0,17%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

70 tahun Perang Korea, veteran Korsel: Perang belum berakhir, mimpi buruk menghantui


Jumat, 26 Juni 2020 / 07:15 WIB
ILUSTRASI. Ledakan di kantor penghubung Korea di wilayah Korea Utara. KCNA via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Tujuh puluh tahun setelah Perang Korea berkobar, prospek perjanjian damai yang secara resmi bisa mengakhiri konflik kedua negara masih jauh dari pandangan.

Asal tahu saja, Perang Korea yang terjadi pada periode 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Ini artinya, pasukan PBB yang dipimpin AS secara teknis masih berperang melawan Korea Utara.

Melansir Reuters, para pemimpin Korea Selatan pada tahun 1953 menentang gagasan gencatan senjata yang membuat semenanjung itu terbelah dan tidak mau menandatangani perjanjian gencatan senjata.

Baca Juga: Korea Utara menunda aksi militer terhadap Korea Selatan, mengapa?

Memperingati hal ini, para veteran perang Korea Selatan berkumpul, termasuk digelarnya satu acara di mana Presiden AS Donald Trump dan para pemimpin internasional lainnya menyampaikan pesan lewat video.

"Perang belum berakhir dan saya tidak berpikir perdamaian akan datang ketika saya masih hidup," kata veteran berusia 89 tahun Kim Yeong-ho, yang menghadiri sebuah acara di kota perbatasan Korea Selatan, Cheorwon. "Mimpi buruk masih terus menghantui saya setiap hari."

Baca Juga: Kim Jong Un tunda rencana aksi militer terhadap Korea Selatan

Sementara itu, Korea Utara merilis 5.500 laporan yang menyalahkan Amerika Serikat karena memulai perang, melakukan kekejaman dan mempertahankan kebijakan bermusuhan selama puluhan tahun yang membuat Pyongyang tidak punya pilihan selain menggeber senjata nuklirnya sendiri.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×