kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Apartemen Direktur IMF, Lagarde digeledah polisi


Kamis, 21 Maret 2013 / 07:17 WIB
Apartemen Direktur IMF, Lagarde digeledah polisi
ILUSTRASI. Analis memperkirakan, prospek saham PT Semen Indonesia Tbk menarik dalam jangka panjang seiring pemulihan ekonomi ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.


Sumber: BBC, Reuters |

PARIS. Kepolisian Prancis menggeledah apartemen Direktur International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde, di Paris. Ini adalah bagian dari penyelidikan atas perannya dalam skandal keputusan pengadilan arbitrase yang memenangkan seorang pengusaha kontroversial, Bernard Tapie.

"Penggeledahan ini akan membantu mengungkap kebenaran, yang akan membuktikan bahwa klien saya tidak bersalah atas perbuatan kriminal," jelas pengacara Lagarde, Yves Repiquet.

Penggeledahan di apartemen Lagarde di Paris dilakukan pada Rabu (20/3). Saat apartemennya digeledah, Lagarde sedang berada di Frankfurt untuk menghadiri pertemuan.

Kasus ini berawal pada tahun 2008, di mana pengadilan memenangkan Bernard Tapie dalam sengketa dengan Credit Lyonnais, bank yang sebagian sahamnya dimiliki oleh pemerintah, terkait penjualan perusahaan peralatan olahraga Adidas pada 1990-an.

Lagarde masih menjabat sebagai menteri keuangan Prancis ketika Bernard Tapie memenangkan ganti rugi senilai US$400 juta.

Pihak penuntut Prancis mengatakan Lagarde diduga melampaui kewenangan dengan mengizinkan kasus ini ditangani pengadilan arbitrase. Selain itu nilai ganti rugi tersebut dianggap terlalu besar.

Lagarde menyetujui kompensasi untuk Tapie beberapa bulan setelah pengusaha tersebut memberikan dukupan pada presiden ketika itu, Nicolas Sarkozy.

Wanita nomor satu di IMF ini sebelumnya pernah membantah melakukan kesalahan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×