kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Arab saudi sukses menyelenggarakan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19)


Senin, 03 Agustus 2020 / 10:11 WIB
Arab saudi sukses menyelenggarakan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19)
ILUSTRASI. Para jamaah haji berjalan sesuai dengan garis penanda yang sudah disediakan. Pemberian tanda ini bertujuan untuk memastikan jarak antara jamaah tetap sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JEDDAH. Jamaah haji melakukan ritual terakhir mereka yakni lempar jumrah di Jembatan Jamarat di Mina pada hari Minggu. Setelah itu, jamaah kembali ke Masjid Agung Makkah untuk menyelesaikan ibadah mereka dengan mengelilingi Ka'bah yang dikenal sebagai "Perpisahan Tawaf."

Ritual ini selesai ketika para jamaah berjalan tujuh kali di sekitar Ka'bah, menandai akhir musim haji. Peziarah memasuki Masjidil Haram melalui pintu yang ditunjuk dan diminta untuk mengikuti jalan yang ditandai untuk menjaga jarak yang aman antara satu sama lain.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa belum ada laporan infeksi virus corona di antara para jamaah haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Abdulfattah bin Sulaiman Mashat mengatakan bahwa setelah ritual haji selesai, para peziarah akan menjalani pemeriksaan medis.

Baca Juga: Arab Saudi menyatakan sukses gelar ibadah haji terbatas di tengah pandemi

Peziarah menjalani tujuh hari isolasi rumah sebelum mereka memulai perjalanan haji mereka, dan akan kembali melakukan isolasi rumah setelah haji selesai.

Pemerintah Saudi menerapkan tindakan pencegahan ketat tahun ini untuk memastikan musim haji yang aman. “Ada rencana terperinci untuk setiap langkah yang dilakukan peziarah; fokus utamanya adalah bagaimana menerapkan tindakan pencegahan medis dan tindakan pencegahan secara efektif, ”kata Mashat dikutip dari Arab News.

"Dengan mengambil semua tindakan pencegahan dan upaya besar ini, Kerajaan mengirim pesan bahwa kesehatan manusia adalah prioritas utamanya," katanya.

Bashir Fadlallah Al-Faeq, yang berasal dari Republik Afrika Tengah, menyatakan rasa terima kasihnya untuk dapat berpartisipasi dalam musim haji yang luar biasa tahun ini. "Saya merasa aman dan percaya diri dengan tindakan pencegahan yang luar biasa dan luar biasa yang diambil oleh pihak berwenang untuk membatasi penyebaran pandemi."

Baca Juga: Begini kondisi pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi corona

Keamanan Publik Saudi mengkonfirmasi bahwa tidak ada yang bisa memasuki situs-situs suci tanpa izin, mencatat bahwa lebih dari 2.000 pelanggar yang berusaha menyusup ke daerah-daerah ini ditangkap dan tindakan hukum diambil terhadap mereka.

Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Naif, menteri dalam negeri dan ketua Komite Tertinggi Haji, mengadakan pertemuan virtual dengan para pemimpin sektor keamanan pada hari Minggu. Dia menyampaikan salam Raja Salman dan putra mahkota kepada para petugas keamanan dan para pemimpin sektor keamanan yang berpartisipasi dalam misi haji tahun ini, pada kesempatan Idul Adha.




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×