kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

AS Restui TSMC Memasok Peralatan Manufaktur Cip ke Pabrik di China


Kamis, 01 Januari 2026 / 14:25 WIB
AS Restui TSMC Memasok Peralatan Manufaktur Cip ke Pabrik di China
ILUSTRASI. AS telah memberi izin kepada TSMC untuk mengimpor peralatan manufaktur cip AS ke pabrik di Nanjing, China ( REUTERS/ANN WANG)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memberikan izin tahunan kepada Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) untuk mengimpor peralatan manufaktur cip AS ke fasilitasnya di Nanjing, China.

Menurut pernyataan resmi TSMC, Kamis (1/1/2026), seperti dikutip Reuters, persetujuan tersebut memastikan operasi pabrik dan pengiriman produk tidak terganggu.

"Departemen Perdagangan AS telah memberikan TSMC Nanjing lisensi ekspor tahunan yang memungkinkan barang-barang yang dikendalikan ekspor AS untuk dipasok ke TSMC Nanjing tanpa memerlukan lisensi vendor individual," kata TSMC dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Ekspansi Pabrik China Tersendat di Oktober, Sentimen Tarif Bikin Pelaku Usaha Waspada

Lisensi ini dikeluarkan sebelum berakhirnya otorisasi Validated End User (VEU) yang jatuh tempo pada 31 Desember 2025. Dengan demikian, izin ini memastikan operasi pabrik dan pengiriman produk tidak terganggu.

TSMC bergabung dengan Samsung Electronics dan SK Hynix dari Korea Selatan dalam mendapatkan persetujuan untuk pengiriman peralatan pembuatan cip AS ke China. Perusahaan-perusahaan Asia tersebut telah mendapat manfaat dari pengecualian terhadap pembatasan ketat Washington terhadap ekspor terkait cip ke China.

Namun, hak istimewa yang dikenal sebagai status pengguna akhir yang divalidasi tersebut berakhir pada 31 Desember lalu. Ini berarti pengiriman peralatan Amerika ke pabrik-pabrik pembuat cip di China mulai tahun ini memerlukan izin ekspor baru dari AS.

Selanjutnya: BSI Optimistis Ekonomi RI Tangguh pada Kuartal I-2026

Menarik Dibaca: Mengawali 2026, Story (IP) Memimpin Kripto Top Gainers 24 Jam




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×