kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Australia memaksa Facebook dan Google berbagi pendapatan iklan dengan media lokal


Senin, 20 April 2020 / 09:49 WIB
Australia memaksa Facebook dan Google berbagi pendapatan iklan dengan media lokal
ILUSTRASI. Australia akan segera terbitkan aturan yang mewajibkan Facebook dan Google berbagi pendapatan iklan dengan perusahaan media lokal. REUTERS/Regis Duvignau/Illustration/File Photo


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

Rencana awal untuk membuat menerapkan kebijakan sukarela pada bulan November telah dibatalkan, kata Frydenberg. ACCC akan menyerahkan rancangan beleid itu pada Juli, untuk disahkan menjadi undang-undang segera sesudahnya, katanya.

"Masalahnya adalah beberapa informasi yang mereka berikan kepada konsumen gratis datang dari orang-orang yang telah menginvestasikan banyak uang dalam jurnalisme dan media untuk menyediakan konten itu," kata Ketua ACCC Rod Sims kepada Australian Broadcasting Corporation .

Facebook menyatakan kecewa atas langkah pemerintah pada hari Senin. “Kami kecewa dengan pengumuman pemerintah, terutama karena kami telah bekerja keras untuk memenuhi tenggat waktu yang disepakati,” kata Facebook.

Baca Juga: Merasa dapat pelayanan buruk di RS, pria ini doakan tenaga medis terinfeksi corona

"Kami telah menginvestasikan jutaan dolar secara lokal untuk mendukung penerbit Australia melalui pengaturan konten, kemitraan, dan pelatihan untuk industri ini," kata Direktur Pelaksana Facebook Australia dan Selandia Baru Will Easton dalam pernyataan emailnya.

Google mengatakan akan terus bekerja sama dengan rencana kode etik media. “Kami telah berupaya untuk bekerja secara konstruktif dengan industri, ACCC dan pemerintah untuk mengembangkan kode etik, dan kami akan terus melakukannya dalam proses revisi yang ditetapkan oleh Pemerintah hari ini,” kata juru bicara Google.




TERBARU

[X]
×