kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.759   74,00   0,42%
  • IDX 6.396   -202,97   -3,08%
  • KOMPAS100 847   -26,92   -3,08%
  • LQ45 637   -13,66   -2,10%
  • ISSI 229   -9,22   -3,87%
  • IDX30 363   -5,99   -1,62%
  • IDXHIDIV20 449   -6,22   -1,37%
  • IDX80 97   -2,77   -2,77%
  • IDXV30 125   -3,34   -2,60%
  • IDXQ30 118   -1,39   -1,17%

Beijing minta NATO berhenti melebih-lebihkan teori ancaman China!


Rabu, 16 Juni 2021 / 05:33 WIB
ILUSTRASI. China mendesak NATO pada Selasa (15/6/2021) untuk berhenti membesar-besarkan teori mengenai ancaman China. REUTERS/Tingshu Wang


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di Beijing, juru bicara kementerian luar negeri, Zhao Lijian, mengatakan Amerika Serikat dan Eropa memiliki kepentingan yang berbeda, dan bahwa beberapa negara Eropa tidak akan mengikatkan diri pada kereta perang anti-China Amerika Serikat.

Pertemuan negara-negara G7 di Inggris selama akhir pekan menyudutkan China terkait pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang, menyerukan Hong Kong untuk menjaga otonomi tingkat tinggi dan menuntut penyelidikan penuh tentang asal-usul virus corona di China.

Baca Juga: China tuding G7 melakukan manipulasi politik

Kedutaan Besar China di London mengatakan dengan tegas menentang penyebutan Xinjiang, Hong Kong dan Taiwan, yang dikatakannya memutarbalikkan fakta dan mengungkap niat jahat dari beberapa negara seperti Amerika Serikat.

Selanjutnya: Biden galang dukungan lawan China dan Rusia: NATO sangat penting bagi AS




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×