kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bersiap, Tarif Trump Bisa Bikin Harga Tablet dan Laptop Melejit


Selasa, 28 Januari 2025 / 08:18 WIB
ILUSTRASI. Banyak analis yang telah meramalkan kekacauan industri teknologi dan kenaikan harga dari tarif yang bakal diterapkan Donald Trump. REUTERS/Carlos Barria


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di bawah skenario tarif 10%/70%, harga eceran rata-rata untuk telepon pintar akan melonjak sebesar US$ 213, kata CTA. Itu berarti bahwa perusahaan-perusahaan AS seperti Apple Inc diprediksi akan menaikkan harga untuk menghindari pukulan besar pada margin keuntungan mereka, kecuali perusahaan menerima pengecualian tarif, seperti yang terjadi pada pemerintahan Trump sebelumnya. 

Menurut CTA, Alphabet Inc telah memindahkan sebagian besar produksi ponsel Google Pixel-nya ke India, tetapi impor dari negara lain masih akan dikenakan retribusi sebesar 10%-20%. Saat ini, impor ponsel pintar ke AS bebas bea, dan tidak ada yang diproduksi di AS.

Laporan tersebut mengatakan industri PC juga akan terpukul dengan harga yang jauh lebih tinggi, sama seperti saat mereka mencoba menarik minat konsumen untuk membeli PC dengan fitur AI. 

CTA memperkirakan bahwa tarif yang diusulkan juga akan membebani konsumen Amerika secara substansial, mengurangi daya beli mereka sebesar US$ 90 miliar hingga US$ 143 miliar per tahun.

Tonton: Begini Tanggapan Rusia Soal Ancaman Sanksi Trump Atas Perang Ukraina

Ada kemungkinan Trump akan mengubah pikirannya tentang tarif yang diusulkan, atau memasukkan beberapa sektor industri sebagai pengecualian, seperti yang dilakukannya sebelumnya. 

Tetapi jika perkiraan CTA mendekati kebenaran, industri teknologi mungkin berharap agar tarif tersebut dikubur di padang pasir.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×